Story

Harga Chip AI Tiongkok Melonjak Akibat Krisis Pasokan Memori HBM

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 10, 20262 min read
Harga Chip AI Tiongkok Melonjak Akibat Krisis Pasokan Memori HBM
Text size
Background

Sejumlah produsen chip kecerdasan buatan (AI) terkemuka di Tiongkok, termasuk Huawei Technologies dan Cambricon, dilaporkan telah menaikkan harga prosesor AI mereka secara tajam. Langkah ini dipicu oleh kelangkaan global dan lonjakan biaya komponen krusial, yaitu *high-bandwidth memory* (HBM), yang menghambat ambisi negara tersebut untuk menciptakan alternatif domestik bagi produk Nvidia.

Menurut sumber yang mengetahui masalah ini, kenaikan harga tersebut menggambarkan bagaimana kekurangan HBM di seluruh dunia berdampak langsung pada industri AI Tiongkok. Perusahaan-perusahaan lokal kini berupaya keras untuk mengisi kekosongan pasar senilai $50 miliar setelah kontrol ekspor AS membatasi akses Tiongkok ke prosesor paling canggih dari Nvidia.

Kenaikan Harga yang Signifikan

Kenaikan harga terjadi pada produk generasi saat ini dan yang akan datang. Menurut dua sumber, Huawei telah menaikkan harga indikatif untuk kartu akselerator Ascend 950DT, produk tercanggihnya yang dijadwalkan rilis pada kuartal keempat 2026.

  • Huawei Ascend 950DT: Harga naik menjadi di atas 250.000 yuan ($37.255), melonjak 20% hingga 50% dari harga yang ditawarkan dua bulan lalu.
  • Cambricon 690: Chip generasi berikutnya ini mengalami kenaikan harga 20% hingga 30% dari level indikatif dua bulan sebelumnya.
  • Huawei Ascend 950PR: Produk generasi sebelumnya ini kini dijual lebih dari 80.000 yuan, naik sekitar 30% dari sekitar 60.000 yuan di awal tahun.
  • Huawei Ascend 910C: Kartu yang lebih tua ini harganya naik menjadi lebih dari 110.000 yuan dari sekitar 90.000 yuan.

Pemain yang lebih kecil seperti MetaX dan Iluvatar CoreX juga dilaporkan melakukan kenaikan serupa. Huawei, Cambricon, MetaX, dan Iluvatar CoreX tidak menanggapi permintaan komentar.

Akar Masalah: Kelangkaan Memori HBM

Sample IUX Markets – In-articleAd

Kenaikan biaya produksi ini berakar pada kelangkaan *high-bandwidth memory* (HBM), komponen vital yang terdiri dari chip memori yang ditumpuk secara vertikal untuk memungkinkan prosesor mengakses data dalam jumlah besar dengan kecepatan sangat tinggi. Pasar HBM canggih didominasi oleh SK Hynix dan Samsung Electronics dari Korea Selatan, serta Micron Technology dari AS.

Sejak Washington memperketat kontrol ekspor produk HBM canggih tertentu ke Tiongkok pada Desember 2024, produsen chip Tiongkok semakin bergantung pada kanal pasar tidak resmi (*grey-market*) untuk mengamankan pasokan. Menurut sumber, harga HBM melalui jalur ini bisa beberapa kali lipat lebih mahal dibandingkan yang dibayarkan oleh pembeli di luar Tiongkok, yang secara langsung menaikkan biaya produksi kartu akselerator AI.

Dampak bagi Industri dan Investor

Kenaikan harga ini meningkatkan biaya pembangunan kapasitas komputasi AI di Tiongkok dan menyoroti adanya kendala besar bagi produsen chip domestik. Hal ini dapat memperlambat laju pengembangan AI di negara tersebut, meskipun ada dorongan kuat dari pemerintah untuk mencapai swasembada teknologi.

Kelangkaan ini juga memaksa para pemasok untuk mengatur ulang alokasi produk mereka. Sebagai contoh, Iluvatar CoreX dilaporkan menggandakan pengiriman unit pemrosesan grafis (GPU) ke ByteDance, pengembang TikTok, menjadi 100.000 unit tahun ini untuk memenuhi kebutuhan komputasi raksasa teknologi tersebut. Huawei tetap menjadi pemasok domestik terbesar bagi ByteDance, diikuti oleh Cambricon dan Iluvatar CoreX.

Back to latest news

LATEST