Story
Dipimpin UEA, The Boring Company Milik Elon Musk Raih Pendanaan US$3 Miliar, Valuasi Tembus US$23 Miliar

Perusahaan rintisan konstruksi terowongan milik Elon Musk, The Boring Company, mengumumkan telah menyelesaikan putaran pendanaan baru senilai US$3 miliar. Menurut pernyataan perusahaan pada 9 September, suntikan modal ini melambungkan valuasi pasca-pendanaan (post-money valuation) menjadi US$23 miliar.
Rincian Pendanaan dan Investor
Putaran pendanaan ini dipimpin oleh Uni Emirat Arab (UEA) beserta entitas investasi terafiliasinya. Sejumlah investor terkemuka lainnya turut berpartisipasi, termasuk Human Capital, Vy Capital, Valor Equity Partners, Sequoia Capital, dan Andreessen Horowitz (a16z).
Investor lain yang terlibat adalah Temasek, Shamal Holding, dan Baron Capital, di samping investor lama dan baru lainnya. Pendanaan ini menunjukkan kepercayaan investor yang kuat terhadap visi perusahaan untuk merevolusi transportasi perkotaan.
Alokasi Dana untuk Ekspansi Global
Dana segar ini akan dialokasikan untuk mendukung implementasi infrastruktur transportasi bawah tanah skala besar di UEA, yang mencakup pembangunan terowongan sepanjang lebih dari 150 kilometer (93 mil). Proyek ini merupakan perluasan dari kemitraan yang telah terjalin untuk proyek Dubai Loop, yang perjanjian awalnya ditandatangani dengan Otoritas Jalan dan Transportasi Dubai pada tahun 2025.
AdSelain proyek di UEA, The Boring Company berencana menggunakan dana tersebut untuk mempercepat perekrutan di bidang teknik, produksi, dan operasional. Perusahaan juga akan melanjutkan pengembangan proyek Loop yang ada di Las Vegas dan Nashville.
Loncatan Valuasi yang Signifikan
Valuasi terbaru sebesar US$23 miliar menandai lonjakan yang sangat besar dibandingkan putaran pendanaan sebelumnya. Sebagai perbandingan, pada tahun 2022, The Boring Company berhasil mengumpulkan dana US$675 juta dengan valuasi sekitar US$5,7 miliar.
The Boring Company didirikan oleh Elon Musk pada tahun 2017 sebagai solusi atas rasa frustrasinya terhadap kemacetan lalu lintas. Perusahaan ini bertujuan untuk membangun jaringan rute transportasi bawah tanah berkecepatan tinggi untuk mengurangi kepadatan di perkotaan.