Story
Inklusi S&P 500 dan Rekomendasi Analis Angkat Saham Bloom Energy

Saham Bloom Energy Corp (BE) melonjak 5,1% dalam perdagangan pra-pembukaan hari ini, mencapai $265,70, menyusul konfirmasi bahwa perusahaan akan bergabung dengan Indeks S&P 500. Perubahan ini akan efektif sebelum pasar dibuka pada 21 September.
Pendorong Utama: Inklusi S&P 500
Katalis utama di balik lonjakan harga ini adalah masuknya Bloom Energy ke dalam S&P 500, salah satu indeks saham paling bergengsi di dunia. Langkah ini secara mekanis memaksa reksa dana dan ETF yang melacak indeks acuan tersebut untuk membeli saham perusahaan guna mereplikasi komposisi indeks. Hal ini menciptakan permintaan beli yang signifikan dan terjamin.
Menurut laporan, masuknya Bloom Energy menandai perusahaan energi pertama yang diterima di S&P 500 sejak tahun 2022. Fenomena ini terjadi di tengah kondisi pasar yang cenderung berhati-hati, di mana sebagian besar indeks utama lainnya menunjukkan pelemahan.
Sentimen Positif dari Analis
Menambah momentum positif, analis UBS Manav Gupta menaikkan target harga saham Bloom Energy menjadi $325 dari sebelumnya $300, sambil mempertahankan rekomendasi "Beli". Gupta berpendapat bahwa keanggotaan S&P 500 adalah katalis jangka panjang yang besar bagi saham tersebut.
AdAnalisis UBS mendasarkan target harga baru pada kelipatan 11,25x EV/Sales (Nilai Perusahaan terhadap Penjualan) atas proyeksi pendapatan tahun 2028 sebesar $8,9 miliar. Gupta secara spesifik menaikkan kelipatan valuasi untuk mencerminkan premi yang cenderung diberikan pasar kepada saham-saham anggota indeks. Ia juga mencatat bahwa kepemilikan oleh reksa dana pasif biasanya meningkat tajam setelah inklusi, yang memperluas dan menstabilkan basis pemegang saham institusional.
Konteks Pasar dan Kinerja Fundamental
Kenaikan saham Bloom Energy terjadi meskipun sentimen pasar secara umum sedang defensif. Kombinasi dari beberapa faktor pendorong yang kuat—inklusi indeks, kenaikan target harga analis, dan fundamental yang solid—membuatnya mampu berkinerja lebih baik dari pasar.
Sebagai informasi, kinerja fundamental perusahaan juga menunjukkan kekuatan. Bloom Energy melaporkan pendapatan Kuartal II 2026 sebesar $1,07 miliar, yang naik lebih dari dua kali lipat dari tahun ke tahun dan jauh melampaui estimasi Wall Street. Kekuatan fundamental ini memberikan dasar yang kokoh bagi reli yang sedang berlangsung.