Story

Saham Bloom Energy Melonjak Berkat Laporan Keuangan Rekor dan Proyeksi Optimistis

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 28, 20262 min read
Saham Bloom Energy Melonjak Berkat Laporan Keuangan Rekor dan Proyeksi Optimistis

Summary

Bloom Energy melaporkan pendapatan kuartal kedua yang melampaui ekspektasi dan menaikkan proyeksi setahun penuh secara signifikan, memicu lonjakan harga saham dalam perdagangan pasca-penutupan.

Text size
Background

Saham Bloom Energy (NYSE: BE) melonjak hampir 9,8% dalam perdagangan pasca-penutupan setelah perusahaan melaporkan hasil keuangan rekor untuk kuartal kedua 2026 yang jauh melampaui ekspektasi analis. Kinerja yang kuat ini didorong oleh permintaan yang terus meningkat dari operator pusat data kecerdasan buatan (AI).

Kinerja Keuangan Lampaui Ekspektasi

Untuk pertama kalinya, Bloom Energy berhasil mencatatkan pendapatan kuartalan di atas $1 miliar. Perusahaan melaporkan serangkaian metrik keuangan yang sangat kuat untuk kuartal kedua, yang menjadi katalis utama pergerakan saham.

  • Pendapatan Rekor: Mencapai $1,065 miliar, tumbuh 166% secara tahunan (YoY).
  • Pertumbuhan Pendapatan Produk: Melonjak 215% YoY.
  • Margin Kotor: Menguat menjadi 33,4%, naik 668 basis poin dari periode yang sama tahun sebelumnya.
  • Laba Operasi Non-GAAP: Meroket menjadi $239,6 juta, dibandingkan dengan $28,6 juta pada tahun sebelumnya.
  • EBITDA Disesuaikan: Mencapai $253,4 juta, lebih dari enam kali lipat hasil tahun sebelumnya.

Proyeksi Setahun Penuh Ditingkatkan Tajam

Menyusul hasil kuartalan yang memecahkan rekor, manajemen Bloom Energy menaikkan panduan (guidance) untuk setahun penuh 2026 secara signifikan. Proyeksi baru ini mengindikasikan optimisme perusahaan terhadap momentum bisnis yang berkelanjutan, terutama dari sektor AI.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Perusahaan kini memproyeksikan pendapatan setahun penuh di rentang $3,9 miliar hingga $4,2 miliar, naik dari kisaran sebelumnya $3,4 miliar hingga $3,8 miliar. Titik tengah dari panduan baru ini menyiratkan pertumbuhan pendapatan sekitar 100% YoY. Selain itu, perusahaan juga menargetkan margin kotor non-GAAP sekitar 34% dan laba per saham (EPS) yang disesuaikan antara $2,55 hingga $2,85.

Konteks Pasar dan Permintaan AI

Lonjakan saham ini terjadi setelah saham tersebut sempat turun sekitar 13% menjelang rilis laporan keuangan, yang memperkuat reli pemulihan pasca-laporan. Pergerakan ini murni didorong oleh fundamental perusahaan, mengingat indeks pasar utama seperti S&P 500 dan Nasdaq bergerak datar.

CEO KR Sridhar menyoroti posisi kompetitif perusahaan, menyatakan bahwa "permintaan untuk solusi Bloom Energy terus meningkat setiap kuartal." Ia menambahkan bahwa semua *hyperscaler* besar di AS serta lebih dari selusin operator pusat data lainnya telah memvalidasi dan menyetujui solusi daya Bloom untuk "pabrik AI" mereka. Ini menunjukkan bahwa peluang di sektor pusat data AI mulai diterjemahkan menjadi pertumbuhan pendapatan dan profitabilitas yang signifikan bagi perusahaan.

Back to latest news

LATEST