Story
Bitcoin Tembus $80.000 Dipicu Meredanya Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga The Fed

Bitcoin melonjak menembus level psikologis $80.000 pada hari Kamis, memicu reli di seluruh pasar aset digital. Kenaikan ini didorong oleh perubahan tajam dalam ekspektasi kebijakan moneter Federal Reserve AS setelah rilis data ekonomi terbaru dan komentar dari pejabat The Fed.
Ekspektasi Suku Bunga The Fed Mereda
Katalis utama reli pasar adalah data klaim awal tunjangan pengangguran AS yang dirilis lebih tinggi dari perkiraan, mengindikasikan adanya pendinginan di pasar tenaga kerja. Hal ini mengurangi urgensi bagi The Fed untuk melanjutkan pengetatan kebijakan moneter secara agresif.
Sentimen pasar semakin diperkuat oleh komentar dari Gubernur The Fed, Christopher Waller. Ia menyatakan akan mendukung untuk mempertahankan suku bunga jika data inflasi bulan Agustus menunjukkan adanya pelonggaran tekanan harga. Menurut data CME FedWatch Tool, probabilitas pasar untuk kenaikan suku bunga 25 basis poin pada pertemuan FOMC September telah turun drastis dari 63,2% menjadi 50,4%.
Meredanya ekspektasi kenaikan suku bunga mengurangi risiko pengetatan kondisi keuangan lebih lanjut, sehingga meningkatkan selera investor terhadap aset berisiko. Aset kripto, yang sangat sensitif terhadap perubahan likuiditas dan suku bunga, menjadi salah satu yang pertama merespons secara positif.
Reli Pasar Kripto dan Saham Terkait
Dengan meredanya tekanan kebijakan moneter, harga Bitcoin melonjak lebih dari 5% dalam 24 jam, diperdagangkan di sekitar $80.800. Aset kripto utama lainnya, Ethereum, juga menguat lebih dari 4,8% ke level $2.494. Momentum positif ini juga didukung oleh data arus dana, di mana ETF Bitcoin spot yang terdaftar di AS mencatatkan arus masuk bersih sekitar $3,5 miliar pada bulan Agustus, rekor bulanan tertinggi dalam lebih dari setahun.
AdKenaikan harga aset kripto dengan cepat menular ke saham-saham perusahaan yang terkait di bursa AS. Perusahaan-perusahaan ini mengalami kenaikan harga saham yang signifikan, sering kali melampaui kenaikan Bitcoin itu sendiri karena valuasi bisnis mereka sangat terkait dengan harga aset digital.
Beberapa saham yang mencatat kenaikan tajam antara lain:
- Circle Internet Group (CRCL), penerbit stablecoin USDC, melonjak 13%.
- MicroStrategy (MSTR), yang memiliki cadangan Bitcoin dalam jumlah besar, naik 12%.
- Coinbase (COIN), salah satu bursa kripto terbesar di AS, menguat 8,9%.
- Perusahaan penambangan kripto seperti Bit Digital (BTBT) dan MARA Holdings (MARA) masing-masing naik 11% dan 10%.
Robinhood Melonjak Berkat Pendapatan *On-Chain*
Saham Robinhood Markets (HOOD) menunjukkan kinerja yang sangat kuat, dengan lonjakan hingga 15%. Selain sentimen positif pasar secara umum, kenaikan ini juga didorong oleh data fundamental dari bisnis blockchain miliknya.
Menurut data dari DeFiLlama, dalam 24 jam terakhir, Robinhood Chain menghasilkan pendapatan sekitar $4,32 juta. Angka ini menempatkannya di peringkat pertama, melampaui jaringan blockchain besar lainnya seperti Solana ($3,98 juta) dan Ethereum ($1,75 juta) pada periode yang sama. Data ini memperkuat keyakinan pasar terhadap potensi komersialisasi bisnis kripto Robinhood di masa depan.