Story

Barclays: Ekuitas Cenderung Pulih Setelah Pemilu Sela AS

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 8, 20261 min read
Barclays: Ekuitas Cenderung Pulih Setelah Pemilu Sela AS

Summary

Menurut analisis Barclays, pasar saham AS secara historis menunjukkan pelemahan menjelang pemilu sela, namun cenderung pulih secara signifikan setelah pemungutan suara selesai. Saham sektor teknologi tercatat sebagai salah satu penerima manfaat terbesar dari tren ini.

Text size
Background

Barclays menyatakan dalam sebuah catatan kepada investor bahwa tekanan terkait pemilu sela (midterm election) terhadap ekuitas AS cenderung mencapai puncaknya pada akhir musim panas. Namun, kondisi ini biasanya diikuti oleh pemulihan pasar yang berarti setelah pemilu selesai.

Analis Venu Krishna menjelaskan bahwa imbal hasil S&P 500 yang lebih lemah pada tahun-tahun pemilu sela adalah fenomena yang telah didokumentasikan dengan baik. Kinerja di bawah rata-rata ini paling terasa pada bulan Agustus dan September, seiring dengan meningkatnya ketidakpastian dan premi risiko menjelang pemungutan suara.

Namun, menurut Krishna, gambaran tersebut membaik secara tajam setelah hari pemilihan. "Setelah pemilu, sentimen risk-on cenderung meningkat secara material, yang mengarah pada imbal hasil S&P 500 yang lebih baik dari rata-rata selama tahun berikutnya," tulisnya. Sektor Teknologi, Pertumbuhan (Growth), dan Kualitas (Quality) secara historis menjadi pemimpin yang paling konsisten dalam periode pemulihan ini.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Pendorong utama di balik tren ini diyakini adalah berkurangnya ketidakpastian kebijakan. Barclays mencatat bahwa tahun setelah pemilu sela rata-rata memiliki tingkat ketidakpastian kebijakan ekonomi terendah dalam siklus kepresidenan empat tahun. Saham teknologi, dengan jangkauan pendapatan globalnya, dianggap sangat reaktif terhadap penurunan ketidakpastian, terutama terkait isu perdagangan dan keamanan nasional.

Untuk pemilu sela 2026, Barclays memperkirakan kemungkinan pemerintahan yang terbagi, yang dapat menyebabkan kebuntuan legislatif dan risiko kebijakan yang lebih rendah. Dengan pandangan ini, Barclays tetap konstruktif terhadap ekuitas AS dan akan memandang setiap potensi pelemahan pasar dalam waktu dekat sebagai "peluang membeli", dengan bias terhadap sektor Teknologi.

Back to latest news

LATEST