Story

Bursa Australia Melemah, S&P/ASX 200 Turun 0,89% Tertekan Sektor Tambang

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 11, 20261 min read
Bursa Australia Melemah, S&P/ASX 200 Turun 0,89% Tertekan Sektor Tambang
Text size
Background

Pasar saham Australia ditutup melemah pada akhir pekan, dengan indeks acuan S&P/ASX 200 turun 0,89% dan menyentuh level terendah baru dalam satu bulan. Pelemahan ini terutama didorong oleh aksi jual di sektor-sektor yang sensitif terhadap komoditas, mencerminkan sentimen investor yang berhati-hati.

Kinerja Indeks dan Sektor

Berdasarkan data penutupan dari Bursa Efek Sydney, indeks S&P/ASX 200 mengalami koreksi signifikan akibat tekanan jual pada saham-saham di sektor Logam & Pertambangan, Material, dan Sumber Daya. Sentimen pasar secara keseluruhan cenderung negatif, dengan jumlah saham yang melemah melampaui yang menguat.

  • Saham Melemah: 823
  • Saham Menguat: 296
  • Tidak Berubah: 368

Indikator volatilitas pasar, S&P/ASX 200 VIX, yang mengukur volatilitas tersirat dari opsi S&P/ASX 200, melonjak 9,24% menjadi 14,36. Angka ini menandai level tertinggi baru dalam tiga bulan, menunjukkan peningkatan ketidakpastian di kalangan investor.

Saham Penggerak Utama

Sample IUX Markets – In-articleAd

Di tengah pelemahan pasar, beberapa saham berhasil mencatatkan kinerja positif. Saham dengan penguatan tertinggi pada sesi ini antara lain AUB Group Ltd (ASX:AUB) yang naik 3,56%, Insurance Australia Group Ltd (ASX:IAG) yang menguat 3,46%, dan Metrics Master Income Trust Unit (ASX:MXT) yang bertambah 3,41%.

Sementara itu, saham-saham yang menjadi pemberat utama indeks adalah GQG Partners Inc DRC (ASX:GQG) yang anjlok 9,50% ke level terendah dalam tiga tahun. Saham pertambangan juga terpukul, dengan Paladin Energy Ltd (ASX:PDN) turun 9,23% dan Liontown Resources Ltd (ASX:LTR) terkoreksi 8,55%.

Dampak dari Pasar Komoditas

Pelemahan bursa Australia sejalan dengan pergerakan harga komoditas global. Kontrak berjangka Emas untuk pengiriman Desember turun 0,35%, sementara harga minyak mentah juga terkoreksi. Minyak mentah WTI untuk pengiriman Oktober turun 1,35% menjadi $101,10 per barel, dan minyak Brent untuk kontrak November turun 1,64% menjadi $105,87 per barel. Pergerakan ini berdampak langsung pada saham-saham energi dan pertambangan yang memiliki bobot besar di indeks ASX 200.

Back to latest news

LATEST