Story

Milei Usulkan Sanksi Keras Terhadap Proyek Minyak Malvinas, Saham Perusahaan Terkait Anjlok

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 5, 20262 min read
Milei Usulkan Sanksi Keras Terhadap Proyek Minyak Malvinas, Saham Perusahaan Terkait Anjlok
Text size
Background

Presiden Argentina Javier Milei mengumumkan rencana untuk mengajukan rancangan undang-undang (RUU) yang bertujuan memperberat sanksi terhadap perusahaan yang terlibat dalam pengeboran minyak di dekat Kepulauan Falkland (Malvinas). Langkah ini menandai perubahan sikap yang lebih keras dari pemerintahannya dan telah memicu reaksi negatif di pasar saham bagi perusahaan-perusahaan yang terlibat.

Detail Rencana dan Perubahan Kebijakan

Dalam pidato yang disiarkan televisi pada hari Kamis, Presiden Milei menyatakan akan menyerahkan RUU ke Kongres untuk menindak tegas perusahaan yang melakukan pengeboran dan "aktivitas lain di kepulauan yang berdampak pada sumber daya alam kita." Langkah ini merupakan pergeseran signifikan dari sikap Milei sebelumnya yang lebih mengutamakan diplomasi.

Selain RUU tersebut, Milei juga mengusulkan pembentukan dewan keamanan nasional untuk mengoordinasikan kebijakan keamanan maritim dan kedirgantaraan. Ia juga menjanjikan pendanaan lebih lanjut untuk pangkalan angkatan laut di provinsi paling selatan, Tierra del Fuego, yang merupakan gerbang strategis menuju Kepulauan Malvinas dan Antartika.

Dampak Pasar dan Reaksi Perusahaan

Langkah tegas dari pemerintah Argentina ini berdampak langsung pada perusahaan yang mengoperasikan proyek di wilayah tersebut. Proyek yang menjadi sorotan adalah ladang minyak Sea Lion di utara kepulauan, yang dioperasikan oleh:

Sample IUX Markets – In-articleAd
  • Navitas Petroleum (pemilik mayoritas)
  • Rockhopper Exploration (kepemilikan 35%)

Menurut laporan pasar, saham kedua perusahaan tersebut anjlok tajam pada hari Jumat setelah pengumuman Milei. Meskipun demikian, dalam pernyataan bersama, kedua perusahaan menyatakan bahwa mereka memiliki lisensi perminyakan yang sah dan tidak meyakini bahwa komentar Milei akan memengaruhi proyek mereka.

Konteks Politik dan Latar Belakang

Sikap keras Milei muncul di tengah tingkat popularitasnya yang rendah, yang tercatat sebesar 36,8% menurut jajak pendapat Agustus oleh Zuban Cordoba and Associates. Analis melihat langkah ini sebagai upaya untuk menggalang dukungan domestik atas isu kedaulatan Malvinas yang telah lama menjadi sentimen nasional.

Benjamin Gedan, direktur program Amerika Latin di Stimson Center, mengatakan bahwa "mengingat angka jajak pendapat Milei... masuk akal jika Milei mengadopsi garis yang lebih keras." Isu ini juga kembali menghangat setelah Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan bahwa AS dapat mempertimbangkan kembali sikap netralnya dalam sengketa tersebut. Sementara itu, pemerintah Inggris pada hari Jumat menegaskan kembali bahwa posisinya terkait kedaulatan kepulauan tersebut "tidak tergoyahkan".

Back to latest news

LATEST