Story
Applied Materials Akan Investasikan $5 Miliar di India untuk Perluas Operasi

Applied Materials, salah satu produsen peralatan semikonduktor terkemuka asal AS, telah mengumumkan komitmen investasi sebesar $5 miliar di India selama sepuluh tahun ke depan. Pengumuman ini disampaikan pada hari Kamis di SEMICON India, konferensi industri chip unggulan negara tersebut, yang menggarisbawahi meningkatnya daya tarik India sebagai pusat manufaktur global.
Rincian Investasi dan Dampaknya
Investasi jangka panjang dari Applied Materials ini akan difokuskan pada tiga area utama: penelitian dan pengembangan (R&D), peningkatan skala rantai pasok, dan pertumbuhan tenaga kerja. Langkah ini menandakan kepercayaan yang kuat terhadap potensi ekosistem semikonduktor India dan bertujuan untuk memperluas jejak operasional perusahaan secara signifikan di negara tersebut.
Bagi India, investasi dari pemain besar seperti Applied Materials sangat penting untuk membangun fondasi industri chip domestik. Kehadiran perusahaan ini dapat menarik investasi lebih lanjut, mendorong transfer teknologi, dan menciptakan lapangan kerja berketerampilan tinggi.
Ambisi Semikonduktor India
Pengumuman ini datang saat India secara agresif mempromosikan ambisinya di sektor semikonduktor. Dalam acara SEMICON India yang berlangsung selama tiga hari, Perdana Menteri Narendra Modi menegaskan posisi negaranya sebagai "mitra tepercaya" di tengah ketegangan geopolitik dan upaya global untuk mendiversifikasi rantai pasok dari Tiongkok dan Taiwan.
Ad"Dunia sangat membutuhkan lokasi manufaktur baru yang andal. Saya mengatakan dengan penuh tanggung jawab bahwa India terus mempersiapkan diri untuk ini," kata Modi. Pemerintah India memproyeksikan konsumsi semikonduktor di dalam negeri dapat mencapai $110 miliar pada tahun 2030, naik dari sekitar $45-$50 miliar pada tahun 2025.
Tantangan dan Realitas Pasar
Meskipun ada momentum positif, India tetap merupakan pemain baru di industri yang padat modal ini. Pemerintah telah mengalokasikan lebih dari $21 miliar melalui dua program insentif utama untuk menarik investasi.
Sejauh ini, tiga pabrik pengemasan chip, termasuk yang dioperasikan oleh Micron Technology dari AS, telah memulai produksi komersial. Namun, India belum memiliki satu pun pabrik fabrikasi (fab) skala besar yang beroperasi untuk memproduksi chip. Proyek andalan, yaitu pabrik Tata Electronics senilai $10 miliar di Gujarat, dilaporkan mengalami penundaan, menyoroti tantangan yang masih harus diatasi.