Story

Pendapatan Antin Turun 4,5% di Semester I 2026 Akibat Imbal Jasa yang Lebih Rendah

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 9, 20261 min read
Pendapatan Antin Turun 4,5% di Semester I 2026 Akibat Imbal Jasa yang Lebih Rendah
Text size
Background

Perusahaan ekuitas swasta infrastruktur asal Prancis, Antin, melaporkan penurunan pendapatan sebesar 4,5% secara tahunan (*year-over-year*) pada paruh pertama 2026. Penurunan ini terutama didorong oleh berkurangnya imbal jasa pengelolaan (*management fees*) dan *carried interest*.

Kinerja Keuangan Semester I

Berdasarkan laporan yang dirilis perusahaan, pendapatan untuk periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2026 mencapai €138,50 juta. Laba bersih yang disesuaikan tercatat sebesar €47 juta, sementara laba per saham yang disesuaikan turun 14,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

EBITDA yang disesuaikan untuk periode tersebut mencapai €69,90 juta, yang mencerminkan margin sebesar 50%. Meskipun terjadi peningkatan biaya operasional akibat perekrutan selektif, perusahaan menyatakan tetap menjaga disiplin biaya di area lain.

Penyebab Penurunan Pendapatan

Penurunan pendapatan utamanya berasal dari transisi salah satu dananya, Mid Cap I, ke periode pasca-investasi. Perubahan ini berarti imbal jasa pengelolaan kini dihitung berdasarkan modal yang telah diinvestasikan (*invested capital*), bukan berdasarkan modal yang dikomitmenkan (*committed capital*), yang merupakan basis perhitungan yang lebih rendah.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Selain itu, pendapatan dari *carried interest* dan pendapatan investasi juga mengalami penurunan selama periode tersebut, yang turut menekan kinerja pendapatan secara keseluruhan.

Dividen dan Proyeksi ke Depan

Menghadapi kondisi ini, dewan direksi Antin telah menyetujui pembagian dividen interim sebesar €0,28 per saham. Perusahaan juga memproyeksikan distribusi dividen untuk setahun penuh 2026 akan tetap stabil di angka €0,71 per saham, sama dengan pembayaran tahun sebelumnya.

Untuk sisa tahun ini, Antin memperkirakan EBITDA dasar untuk 2026 akan sedikit di bawah level tahun 2025. Perusahaan juga mengantisipasi akan mengaktifkan dana Mid Cap II pada kuartal keempat 2026, yang berpotensi menjadi sumber pendapatan baru di masa depan.

Back to latest news

LATEST