Story
American Bitcoin, Perusahaan Kripto Dukungan Putra Trump, Catat Kerugian di Kuartal II

American Bitcoin, perusahaan aset digital yang didukung oleh dua putra mantan Presiden AS Donald Trump, melaporkan kerugian bersih pada kuartal kedua seiring aksi jual yang menekan harga mata uang kripto. Kinerja ini berbanding terbalik dengan laba yang dibukukan pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Kinerja Keuangan Kuartal Kedua
Berdasarkan laporan yang dirilis hari Senin, perusahaan mencatatkan rugi bersih sebesar $57,2 juta untuk kuartal yang berakhir pada bulan Juni. Angka ini merupakan pembalikan tajam dari laba sebesar $3,4 juta yang dilaporkan pada kuartal kedua tahun lalu.
Meskipun merugi, pendapatan perusahaan melonjak lebih dari dua kali lipat menjadi sekitar $67 juta dari $30,3 juta pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan pendapatan ini didorong oleh peningkatan operasi penambangan perusahaan.
Faktor Penekan dan Strategi Operasional
AdKerugian tersebut terutama disebabkan oleh penurunan nilai aset kripto yang dipegangnya. Menurut data yang dikutip oleh Reuters, harga Bitcoin turun lebih dari 11% selama periode April hingga Juni. Volatilitas pasar yang dipicu oleh ketegangan geopolitik telah mendorong investor ke mode *risk-off*, yang memberikan tekanan pada harga aset kripto.
Di sisi operasional, American Bitcoin menunjukkan pertumbuhan yang kuat. Perusahaan berhasil meningkatkan produksi penambangannya ke level rekor, dengan sekitar 932 bitcoin ditambang selama kuartal tersebut. Total kepemilikan bitcoin perusahaan juga tumbuh 14% dari kuartal sebelumnya, mencapai lebih dari 8.000 bitcoin.
"Meskipun ada tantangan dari bitcoin di Kuartal II, kami tetap fokus pada apa yang bisa kami kendalikan," kata CEO Mike Ho dalam sebuah pernyataan. Hal ini mengindikasikan bahwa perusahaan tetap berpegang pada strategi jangka panjangnya untuk meningkatkan kapasitas penambangan dan akumulasi aset di tengah volatilitas pasar.