Story
Amazon dan Rocket Lab Berlomba Amankan Posisi Orbit Jelang Keputusan FCC

Summary
Amazon dan Rocket Lab mengintensifkan upaya untuk mengamankan posisi di orbit Bumi rendah melalui peluncuran satelit dan akuisisi strategis. Perlombaan ini memanas menjelang pemungutan suara penting oleh Komisi Komunikasi Federal (FCC) AS yang dapat mengubah lanskap perizinan satelit.
Persaingan di sektor layanan internet berbasis satelit semakin ketat setelah konstelasi Leo milik Amazon mencapai ambang batas 396 satelit di orbit Bumi rendah, yang memungkinkannya untuk memulai layanan broadband awal. Langkah ini menempatkan Amazon dalam persaingan langsung dengan Starlink milik SpaceX, yang telah lebih dulu mengoperasikan lebih dari 10.000 satelit dan memiliki keunggulan signifikan.
Dalam upaya memperkuat posisi, sejumlah manuver strategis tengah berlangsung. Amazon dilaporkan sedang menjajaki akuisisi Globalstar untuk menyerap spektrum orbital yang sudah ada. Sementara itu, Rocket Lab dilaporkan akan mengakuisisi Iridium Communications senilai $8 miliar, sebuah langkah yang akan menggabungkan kemampuan peluncuran Rocket Lab dengan 66 satelit milik Iridium yang telah beroperasi.
Dinamika yang terjadi saat ini digambarkan seperti "perlombaan darat" di luar angkasa. Slot di orbit Bumi rendah dan spektrum frekuensi radio adalah sumber daya yang terbatas. Perusahaan yang lebih dulu menempatkan satelit operasionalnya akan mendapatkan keuntungan regulasi dan kompetitif yang sulit disaingi. Keunggulan skala yang dimiliki Starlink menjadi tantangan besar yang harus dikejar oleh para pesaingnya, termasuk Amazon dan aliansi Rocket Lab-Iridium.
AdLingkungan regulasi akan segera menghadapi perubahan signifikan. Komisi Komunikasi Federal (FCC) AS dijadwalkan akan melakukan pemungutan suara pada 22 Juli mengenai perombakan proses perizinan satelit. Aturan baru ini berpotensi menyederhanakan proses aplikasi, yang dapat menguntungkan para pendatang baru yang ingin berekspansi dengan cepat. Namun, hasil pemungutan suara ini juga dapat memperkuat posisi pemain lama yang sudah memiliki portofolio lisensi yang mapan.