Story
Saham Akeso Melonjak Hampir 5% Didorong Data Positif Uji Coba Obat Kanker

Saham Akeso Inc. (9926.HK) melonjak hampir 5,0% mencapai HK$94,8 dalam perdagangan hari ini, setelah perusahaan bioteknologi tersebut mengumumkan hasil yang menjanjikan dari studi besar untuk obat kanker andalannya. Kinerja ini secara signifikan melampaui Indeks Hang Seng yang secara umum melemah 0,5%.
Detail Uji Klinis yang Menjanjikan
Pemicu utama kenaikan harga saham adalah rilis data kuantitatif lengkap dari studi Fase III HARMONi-2 di World Conference on Lung Cancer 2026 di Seoul. Data tersebut menunjukkan bahwa antibodi bispesifik ivonescimab memberikan median *overall survival* (kelangsungan hidup keseluruhan) selama 30,8 bulan.
Angka ini secara signifikan lebih unggul dibandingkan dengan 22,6 bulan yang dicapai oleh pembrolizumab, obat standar saat ini. Hasil ini menunjukkan penurunan risiko kematian sebesar 27% di antara pasien dengan kanker paru-paru non-sel kecil (NSCLC) stadium lanjut yang positif PD-L1.
AdSentimen Analis dan Katalis Mendatang
Sentimen positif investor diperkuat oleh dukungan dari komunitas analis. Beberapa institusi keuangan terkemuka, termasuk UBS, CICC, SDIC Securities, dan Daiwa, telah menegaskan kembali peringkat "Beli" untuk saham Akeso dalam beberapa minggu terakhir.
Selain itu, pasar menantikan katalis regulatoris yang signifikan dalam waktu dekat. Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) telah menerima pengajuan Aplikasi Lisensi Biologis (BLA) untuk ivonescimab pada indikasi NSCLC terkait. Tanggal target keputusan dari FDA, yang dikenal sebagai PDUFA, ditetapkan pada 14 November 2026, yang menjadi agenda penting bagi investor.