Story
Koalisi Negara Bagian AS Gugat EPA Terkait Pelonggaran Aturan Iklim untuk HFC

Summary
Sebanyak 18 negara bagian AS, Washington D.C., dan Kota New York telah mengajukan gugatan terhadap Badan Perlindungan Lingkungan (EPA) karena melonggarkan aturan yang bertujuan mengurangi penggunaan hidrofluorokarbon (HFC), gas rumah kaca yang kuat.
Sebuah koalisi yang terdiri dari 18 negara bagian yang dipimpin oleh Partai Demokrat, Washington D.C., dan Kota New York telah secara resmi menggugat pemerintahan Trump atas aturan federal baru. Aturan tersebut dituding akan merusak iklim dengan memberikan lebih banyak waktu bagi perusahaan untuk menghentikan penggunaan hidrofluorokarbon (HFC) dalam peralatan pendingin komersial.
Petisi gugatan ini diajukan ke pengadilan banding federal di Washington, D.C., pada hari Selasa. Gugatan ini menantang keputusan Badan Perlindungan Lingkungan (EPA) yang memundurkan tenggat waktu bagi perusahaan untuk beralih ke zat pendingin yang lebih ramah iklim.
Latar Belakang Regulasi
Aturan baru EPA yang dijadwalkan mulai berlaku pada 27 Juli ini dianggap oleh para penentangnya akan melemahkan American Innovation and Manufacturing (AIM) Act. Undang-undang yang ditandatangani oleh Presiden Donald Trump pada Desember 2020 tersebut mengamanatkan pengurangan penggunaan HFC sebesar 85% pada tahun 2036.
HFC adalah bahan kimia yang umum digunakan dalam sistem pendingin udara, lemari es dan freezer besar di supermarket, serta peralatan pendingin untuk manufaktur semikonduktor. Para penentang aturan baru ini menyatakan bahwa pelonggaran tersebut akan meningkatkan emisi gas rumah kaca yang berbahaya.
Argumen Para Pihak
AdPara penggugat menyoroti salah satu ketentuan dalam aturan EPA yang mengizinkan supermarket, toko serba ada, dan toko roti untuk terus menggunakan sistem pendingin tertentu hingga tahun 2032. Sistem ini menggunakan zat pendingin dengan potensi pemanasan global lebih dari sembilan kali lipat dari batas yang diizinkan sebelumnya.
"Aturan baru EPA akan membatalkan kemajuan yang telah kami capai, dan menghukum perusahaan-perusahaan yang telah mematuhi hukum," kata Jaksa Agung California, Rob Bonta, dalam sebuah pernyataan. Sebaliknya, EPA menyatakan dalam dokumen regulasi bahwa aturan tersebut bertujuan untuk mengurangi biaya hidup bagi keluarga Amerika dan tidak akan memaksa perusahaan menggunakan teknologi yang lebih mahal.
Implikasi dan Konteks
Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintahan Trump yang lebih luas untuk mengurangi berbagai inisiatif dan standar lingkungan. EPA menyatakan bahwa langkah deregulasi ini sejalan dengan perintah eksekutif presiden untuk "melepaskan kemakmuran melalui deregulasi."
Dalam sebuah pernyataan, EPA mengatakan bahwa praktik yang sudah lama berlaku adalah tidak mengomentari litigasi yang sedang berjalan. Gugatan ini dipimpin oleh jaksa agung dari California, Massachusetts, dan Washington, serta diikuti oleh 15 negara bagian lainnya, Washington D.C., dan Kota New York.