Story
Harga Gandum Berjangka Naik Menjelang Rilis Laporan Suplai USDA

Summary
Harga gandum berjangka bergerak lebih tinggi pada hari Rabu seiring pasar menantikan laporan bulanan suplai dan permintaan dari Departemen Pertanian AS (USDA) yang akan dirilis pada hari Jumat. Laporan tersebut akan mencakup estimasi luas tanam dan stok per akhir Juni.
Harga gandum berjangka menguat pada hari Rabu seiring para pelaku pasar menantikan laporan bulanan suplai dan permintaan dari Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) yang dijadwalkan rilis pada hari Jumat. Harga gandum naik bersama dengan kedelai saat para pedagang bersiap untuk data penting tersebut.
Gandum soft red winter untuk kontrak September di CBOT (CBOT:WU26) naik 1-3/4 sen menjadi $6,20-1/4 per gantang. Gandum hard red winter untuk kontrak September di Kansas City (KCBT:KWU26) meningkat 4-3/4 sen menjadi $6,57-1/2 per gantang, dan gandum spring untuk kontrak September di Minneapolis (MGEX:MWEU26) juga naik 4-3/4 sen menjadi $6,37-3/4 per gantang.
Selain antisipasi laporan USDA, kondisi cuaca di Ukraina juga menjadi perhatian pasar. Menurut serikat petani terbesar di Ukraina, UAC, perkiraan cuaca hujan di wilayah barat, utara, dan tengah negara itu selama minggu depan dapat memperlambat panen jelai dan gandum.
AdKondisi cuaca tersebut juga berpotensi berdampak negatif pada kualitas biji-bijian yang dipanen. Laporan USDA yang akan datang menjadi krusial karena akan menyajikan data estimasi luas tanam dan stok per akhir Juni, yang memberikan gambaran lebih jelas mengenai kondisi pasar.