Story
Saham WD-40 Meroket Usai Laba Kuartalan dan Proyeksi Lampaui Ekspektasi

Summary
Saham WD-40 (WDFC) melonjak lebih dari 23% ke level tertinggi 52 minggu setelah perusahaan melaporkan laba kuartal ketiga yang kuat, menaikkan proyeksi tahunan, dan mengumumkan program pembelian kembali saham baru.
Saham WD-40 Company (NASDAQ: WDFC) melonjak tajam lebih dari 23% dalam perdagangan, mencapai level tertinggi baru dalam 52 minggu di $298,90. Lonjakan ini dipicu oleh rilis laporan keuangan kuartal ketiga fiskal 2026 yang jauh melampaui ekspektasi Wall Street.
Laporan Laba Jauh di Atas Prediksi
Dalam laporan yang dirilis setelah penutupan pasar pada 9 Juli, WD-40 mencatatkan laba per saham (EPS) non-GAAP terdilusi sebesar $2,33. Angka ini hampir 48% di atas konsensus analis sekitar $1,57. Kinerja ini didukung oleh pendapatan yang solid.
Penjualan bersih perusahaan tumbuh 24% secara tahunan (year-over-year) menjadi $195,1 juta, melampaui estimasi lebih dari $20 juta. Laba operasional melonjak 47% menjadi $40,3 juta, dan laba bersih naik 44% menjadi $30,2 juta, menunjukkan adanya daya ungkit operasional yang kuat di seluruh lini bisnis.
Katalis Tambahan Dorong Optimisme Investor
Selain kinerja kuartalan yang impresif, beberapa faktor lain turut mendorong sentimen positif investor. Manajemen perusahaan memberikan sinyal kepercayaan diri yang kuat terhadap prospek bisnis ke depan.
Ad- Proyeksi Ditingkatkan: Manajemen menaikkan proyeksi setahun penuh untuk tahun fiskal 2026. Perusahaan kini menargetkan penjualan bersih antara $675 juta hingga $690 juta dan EPS non-GAAP di kisaran $6,05 hingga $6,35, keduanya di atas panduan sebelumnya dan konsensus pasar.
- Pembelian Kembali Saham: Dewan direksi menyetujui program pembelian kembali saham baru senilai $100 juta yang akan efektif mulai September 2026.
- Revisi Target Harga Analis: Merespons laporan tersebut, DA Davidson menaikkan target harga saham WDFC menjadi $305 dari $270, dengan mempertahankan peringkat Beli (Buy).
Konteks Pasar dan Strategi Perusahaan
Kenaikan signifikan saham WDFC terjadi di tengah kondisi pasar yang relatif datar, di mana indeks S&P 500 dan Nasdaq bergerak tipis. Hal ini mengindikasikan bahwa pergerakan harga saham WDFC hampir seluruhnya didorong oleh faktor fundamental spesifik perusahaan, bukan oleh sentimen pasar secara umum.
CEO Steve Brass, menurut laporan tersebut, mengatribusikan kinerja kuat ini pada pertumbuhan dua digit di ketiga blok perdagangan geografis perusahaan. Ia juga menyoroti eksekusi strategi "Must-Win Battles" yang berfokus pada ekspansi geografis, premiumisasi produk, dan e-commerce. Kombinasi dari laporan laba yang solid, proyeksi yang optimistis, dan program buyback menciptakan katalis berlapis yang kuat bagi saham perusahaan.