Story
Saham Visa dan Mastercard Melemah di Tengah Laporan Rencana Pesaing di Inggris

Summary
Saham kedua raksasa jaringan kartu tersebut turun setelah laporan media mengungkap rencana bank-bank besar Inggris untuk membangun infrastruktur pembayaran domestik baru yang dapat menyaingi dominasi mereka.
Saham Visa (NYSE:V) dan Mastercard (NYSE:MA) berbalik melemah, menghapus kenaikan sebelumnya, menyusul laporan bahwa sejumlah bank besar di Inggris meluncurkan upaya penggalangan dana untuk mendirikan infrastruktur pembayaran domestik baru yang dapat menjadi alternatif bagi kedua raksasa jaringan kartu tersebut.
Rencana Pesaing Baru
Menurut laporan dari Sky News, sebuah entitas yang baru dibentuk bernama UK Payments Delivery Company (PDC) akan meluncurkan penggalangan dana ekuitas pada hari Selasa. Upaya ini bertujuan untuk menciptakan utilitas pembayaran masa depan di negara tersebut.
Penggalangan dana tahap awal ini menargetkan untuk mengumpulkan sekitar £50 juta dari para pelaku industri, termasuk bank, lembaga pemberi pinjaman, dan penyedia layanan pembayaran. Dana tersebut akan membiayai operasional PDC hingga tahun 2028, mencakup tahap pendirian dan mobilisasi perusahaan. Proses pencarian seorang chief executive untuk memimpin perusahaan baru ini juga dilaporkan sudah dimulai.
AdDampak Terhadap Dominasi Pasar
Perkembangan ini merupakan potensi tantangan signifikan terhadap dominasi Visa dan Mastercard di pasar pembayaran Inggris. Langkah yang diambil oleh bank-bank terbesar di Inggris untuk menciptakan infrastruktur pembayaran mereka sendiri menandakan upaya untuk mengurangi ketergantungan pada jaringan yang sudah ada.
Bagi investor, munculnya pesaing yang didukung oleh institusi perbankan besar dapat mengancam pangsa pasar dan aliran pendapatan Visa dan Mastercard di salah satu pasar keuangan terpenting di dunia. Reaksi pasar yang negatif, meskipun tipis, mencerminkan kekhawatiran awal terhadap peningkatan persaingan di masa depan.