Story

Valle Capital Token Luncurkan Ekosistem RWA untuk Sektor Agribisnis Brasil

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 12, 20262 min read
Valle Capital Token Luncurkan Ekosistem RWA untuk Sektor Agribisnis Brasil

Summary

Valle Capital Token (VCT) mengumumkan pengembangan ekosistem berbasis blockchain di BNB Smart Chain yang bertujuan untuk menghubungkan modal digital global dengan aset dunia nyata (RWA) di sektor agribisnis dan ekspor komoditas Brasil.

Text size
Background

Valle Capital Token (VCT) telah mengumumkan pengembangan ekosistem yang dirancang untuk mentokenisasi aset dunia nyata (RWA) di sektor agribisnis Brasil. Proyek yang dibangun di atas BNB Smart Chain ini bertujuan untuk menjembatani modal digital global dengan operasional agribisnis dan ekspor komoditas di negara tersebut.

Menurut pengumuman proyek, inisiatif ini menggabungkan fungsionalitas token utilitas dengan model yang berfokus pada RWA untuk meningkatkan transparansi, visibilitas operasional, dan infrastruktur digital di seluruh rantai produksi pertanian, pembiayaan, hingga logistik ekspor.

Menjembatani Aset Dunia Nyata dengan Modal Digital

Ekosistem Valle Capital Token dirancang untuk mengatasi kompleksitas operasional dalam sektor agribisnis dan ekspor Brasil, yang merupakan salah satu pendorong ekonomi utama negara tersebut. Sektor ini sering kali melibatkan banyak pihak dan memerlukan koordinasi logistik serta pelaporan yang andal.

VCT bertujuan untuk menyediakan lapisan teknologi yang mengorganisir informasi dan meningkatkan visibilitas di seluruh rantai pasokan. Dengan memanfaatkan *smart contract* dan pencatatan *on-chain*, proyek ini berupaya menciptakan jejak audit yang lebih transparan untuk tonggak komersial dan alur pembiayaan tertentu. Entitas tokenisasi proyek ini terstruktur di British Virgin Islands.

Infrastruktur Teknologi untuk Rantai Agribisnis

VCT dikembangkan sebagai ekosistem alat digital dan infrastruktur operasional, bukan sekadar aset digital. Platform ini direncanakan akan mencakup beberapa komponen teknologi utama untuk mendukung pelaku industri:

  • Pemantauan Satelit: Menggunakan citra dan data lapangan untuk melacak siklus produksi pertanian.
  • Kecerdasan Buatan (AI): Alat berbasis AI untuk analisis operasional, interpretasi data, dan pemantauan tren sektor.
  • Pelacakan Logistik: Memberikan visibilitas pergerakan komoditas dari penyimpanan hingga pengiriman.
  • Keterlacakan Digital: Mendukung pemantauan informasi rantai produksi dan data asal produk.
  • *Smart Contract*: Menggunakan *smart contract* yang kompatibel dengan EVM untuk mencatat referensi operasi dunia nyata seperti perjanjian pertanian, kontrak pembelian komoditas, dan faktur untuk meningkatkan auditabilitas.
Sample IUX Markets – In-articleAd

"Tujuan kami adalah menciptakan ekosistem digital yang lebih transparan di mana agribisnis, ekspor, infrastruktur blockchain, dan partisipan global dapat beroperasi bersama," kata Luan Coimbra Correia, Perwakilan yang Bertanggung Jawab di Valle Token, dalam rilisnya.

Tokenomics dan Peta Jalan VCT

VCT diposisikan sebagai token utilitas yang berfokus pada RWA dengan total pasokan yang ditetapkan sebesar 650.000.000 token di BNB Smart Chain. Alokasi token didistribusikan sebagai berikut:

  • Presale: 35%
  • Operasional dan Perbendaharaan: 25%
  • Likuiditas dan Pencatatan: 15%
  • Pemasaran dan Pengembangan Ekosistem: 10%
  • Tim dan Penasihat: 10%
  • Cadangan Strategis dan Hukum: 5%

Peta jalan proyek diuraikan dalam empat fase, dimulai dari pengembangan infrastruktur dan *presale*, dilanjutkan dengan penyaluran modal ke agribisnis, implementasi operasi pintar dengan AI dan pelacakan, hingga skala RWA global yang mencakup tokenisasi komoditas *on-chain* dan pengembangan pasar RWA global.

Proyek ini menyatakan bahwa VCT adalah token utilitas dan tidak mewakili ekuitas atau jaminan imbal hasil. Partisipasi dalam aset digital melibatkan risiko signifikan, termasuk volatilitas pasar dan perubahan peraturan. Menurut situs webnya, *presale* VCT tidak ditujukan untuk warga atau penduduk Amerika Serikat, Brasil, atau yurisdiksi yang terkena sanksi OFAC.

Back to latest news

LATEST