Story
Pemerintah AS Usulkan Rencana Pembagian Air Sungai Colorado di Tengah Kekeringan

Summary
Biro Reklamasi AS mengintervensi setelah tujuh negara bagian gagal mencapai kesepakatan, mengusulkan pedoman 10 tahun untuk mengelola sumber daya air vital yang terdampak kekeringan parah.
Pemerintah Amerika Serikat mengumumkan usulan pedoman baru untuk pembagian air dari Sungai Colorado yang dilanda kekeringan. Langkah ini diambil setelah tujuh negara bagian gagal mencapai kesepakatan mengenai pengelolaan sumber daya air yang krusial bagi jutaan orang dan sektor pertanian AS.
Intervensi Federal di Tengah Kebuntuan
Biro Reklamasi AS (U.S. Bureau of Reclamation) turun tangan setelah lebih dari tiga tahun perundingan antara negara-negara bagian di Daerah Aliran Sungai (DAS) Colorado tidak membuahkan hasil. Rencana pengelolaan yang ada saat ini akan berakhir tahun ini, sehingga menuntut adanya kerangka kerja baru.
Tujuh negara bagian yang bergantung pada sungai ini—Colorado, New Mexico, Utah, Wyoming, Arizona, California, dan Nevada—tidak dapat menyetujui cara berbagi air di tengah kondisi kekeringan yang berkepanjangan. Oleh karena itu, pemerintah federal merilis proposal berjangka 10 tahun hingga 2036.
Rincian Proposal dan Dampak Ekonomi
Proposal ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas dalam mengoperasikan dua waduk terbesar di sungai tersebut, Danau Powell dan Danau Mead, berdasarkan kondisi hidrologi yang berubah-ubah. Sungai Colorado memiliki peran vital bagi perekonomian AS, di antaranya:
Ad- Menyediakan air untuk satu dari sepuluh warga Amerika.
- Mengairi lahan yang menghasilkan 15% dari total produksi pangan AS.
- Menghasilkan tenaga listrik untuk 6 juta orang di tujuh negara bagian.
Berdasarkan kerangka kerja yang diusulkan, pelepasan air tahunan dari Danau Powell akan berada di antara 5 juta hingga 12 juta acre-feet, dibandingkan dengan rata-rata sebelumnya sekitar 7,5 juta acre-feet. Proposal ini juga mengantisipasi potensi kekurangan air hingga 3 juta acre-feet per tahun untuk tiga negara bagian di DAS Bawah, yaitu Arizona, California, dan Nevada.
Kerangka Kerja untuk Solusi Jangka Panjang
Menurut pernyataan yang dirilis oleh Biro Reklamasi, pedoman ini menetapkan batasan tentang bagaimana sungai akan dioperasikan untuk merespons kondisi yang terus berubah. Tujuannya adalah untuk menciptakan stabilitas sambil mendorong negara-negara bagian untuk terus bekerja menuju solusi berbasis konsensus yang lebih permanen.
"Kerangka kerja ini memberikan fleksibilitas untuk merespons perubahan kondisi hidrologi sambil menjaga peluang bagi Negara-Negara Bagian DAS untuk terus bekerja menuju solusi berbasis konsensus yang tahan lama," kata Menteri Dalam Negeri Doug Burgum dalam sebuah pernyataan. Proposal ini menandai langkah penting pemerintah federal dalam mengelola salah satu sumber daya air terpenting di Amerika Utara.