Story

Futures Saham AS Sedikit Menguat, Investor Nantikan Keputusan Suku Bunga The Fed

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 16, 20262 min read
Futures Saham AS Sedikit Menguat, Investor Nantikan Keputusan Suku Bunga The Fed

Summary

Kontrak berjangka indeks saham utama AS bergerak tipis lebih tinggi menjelang pengumuman kebijakan moneter Federal Reserve, yang diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin.

Text size
Background

Kontrak berjangka (futures) saham Amerika Serikat menguat tipis pada perdagangan Selasa malam, seiring investor yang bersikap hati-hati menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve yang sangat dinantikan. Sentimen pasar juga terbebani oleh kenaikan harga minyak di tengah ketegangan geopolitik dan lonjakan imbal hasil obligasi pemerintah AS.

Fokus Investor Tertuju pada Keputusan The Fed

Pasar secara luas mengantisipasi Federal Reserve akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 4,0% pada penutupan pertemuan dua harinya pada hari Rabu. Ekspektasi ini didorong oleh pernyataan beberapa pejabat The Fed yang menyuarakan kekhawatiran atas inflasi yang masih lengket (sticky inflation) dan data harga konsumen bulan Agustus yang menunjukkan tekanan harga yang tinggi.

Di luar kenaikan suku bunga itu sendiri, investor akan mencermati pernyataan dari Ketua The Fed, Kevin Warsh, untuk mendapatkan petunjuk mengenai arah kebijakan moneter di bulan-bulan mendatang. Namun, sang ketua bank sentral telah berulang kali mengisyaratkan bahwa ia akan membatasi informasi panduan ke depan (forward guidance) yang diberikan kepada pasar.

Imbal Hasil Obligasi dan Harga Minyak Menekan Pasar

Sebagai antisipasi kenaikan suku bunga, imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun sempat melonjak ke level tertinggi dalam hampir dua dekade di 5,03%. Kenaikan tajam imbal hasil ini telah menekan pasar saham dalam sepekan terakhir, terutama memberikan dampak negatif pada saham-saham di sektor teknologi.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Tekanan tambahan datang dari harga minyak mentah yang mendekati puncak tahunannya akibat kekhawatiran gangguan pasokan dari konflik militer yang berlanjut di Timur Tengah. Faktor-faktor ini, ditambah dengan aksi jual pada saham-saham kecerdasan buatan (AI), telah memicu pelemahan di Wall Street dalam dua hari perdagangan terakhir.

Pergerakan Pasar Terkini

Kenaikan tipis pada sesi perdagangan malam ini menandai sedikit pemulihan setelah dua hari pelemahan beruntun. Menurut data Investing.com pada pukul 19:25 ET (23:25 GMT):

  • S&P 500 Futures naik 0,1% menjadi 7.663,50 poin.
  • Nasdaq 100 Futures naik 0,1% menjadi 29.274,0 poin.
  • Dow Jones Futures naik 0,1% menjadi 52.574,0 poin.
Back to latest news

LATEST