Story

AS Usulkan Lelang Konsesi Tambang Dasar Laut di Dekat Kepulauan Mariana Utara

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Aug 17, 20262 min read
AS Usulkan Lelang Konsesi Tambang Dasar Laut di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Summary

Departemen Dalam Negeri AS telah mengusulkan lelang konsesi penambangan mineral kritis di area seluas 67 juta hektar di perairan Kepulauan Mariana Utara. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengurangi ketergantungan pada pasokan mineral dari luar negeri.

Text size
Background

Departemen Dalam Negeri Amerika Serikat pada hari Senin mengusulkan penjualan konsesi penambangan laut dalam di perairan AS di sekitar Kepulauan Mariana Utara. Langkah ini merupakan bagian dari dorongan pemerintahan Presiden Donald Trump untuk memperluas pasokan mineral kritis domestik yang strategis.

Detail Lelang yang Diusulkan

Berdasarkan proposal dari Marine Minerals Administration (MMA), lelang mineral lepas pantai ini akan mencakup area dasar laut seluas sekitar 67 juta hektar di sebelah timur dan barat wilayah Pasifik AS tersebut. Penjualan ini dijadwalkan akan diadakan pada 16 Desember 2026, di California, dengan konsesi diberikan melalui proses penawaran yang kompetitif.

Konsesi ini akan memberikan hak kepada perusahaan untuk melakukan eksplorasi dan potensi pengembangan deposit mineral kritis. Mineral-mineral ini merupakan komponen vital dalam produksi baterai, barang elektronik, dan teknologi pertahanan. Penjabat Direktur MMA, Matt Giacona, menyatakan bahwa proposal ini bertujuan untuk mendukung akses AS terhadap mineral yang dibutuhkan untuk rantai pasok, manufaktur, dan keamanan nasional.

Konteks Kebijakan dan Implikasi

Usulan ini merupakan langkah terbaru dalam upaya yang lebih luas oleh pemerintahan Trump untuk mengurangi ketergantungan AS pada sumber mineral kritis dari luar negeri. Bulan lalu, pemerintah juga telah mengusulkan penyewaan lebih dari 31 juta hektar dasar laut di lepas pantai Samoa Amerika untuk tujuan penambangan laut dalam yang serupa.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Kebijakan ini menggarisbawahi meningkatnya signifikansi geopolitik dari mineral-mineral seperti kobalt, nikel, dan mangan, yang esensial untuk transisi energi dan teknologi canggih. Dengan mengamankan sumber domestik, AS berupaya untuk memperkuat keamanan ekonominya dan mengurangi kerentanan dalam rantai pasok global.

Respons Lokal dan Kekhawatiran Lingkungan

Menurut pemberitahuan MMA, pihak berwenang akan terlebih dahulu mempertimbangkan masukan dari gubernur Kepulauan Mariana Utara sebelum memutuskan untuk melanjutkan rencana lelang. Juru bicara Gubernur David Apatang belum memberikan komentar terkait proposal terbaru ini.

Namun, dalam komentar yang diajukan pada bulan Januari, Gubernur Apatang menyatakan sikap netral, dengan alasan perlunya informasi tambahan mengenai dampak lingkungan dari aktivitas tersebut. Kelompok-kelompok lingkungan telah menyuarakan penolakan terhadap penambangan laut dalam, dengan alasan bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami efeknya terhadap ekosistem laut yang rapuh. Di sisi lain, para pendukung berpendapat bahwa penambangan ini dapat menyediakan sumber mineral baru yang sangat dibutuhkan.

Back to latest news

LATEST