Story
Jumlah Rig Gas Alam AS Turun, Rig Minyak Justru Bertambah

Summary
Jumlah rig pengeboran gas alam aktif di Amerika Serikat turun dua unit, sementara rig minyak bertambah dua unit pada pekan lalu, menurut data Baker Hughes, menunjukkan dinamika yang berbeda antara kedua komoditas energi tersebut.
Jumlah rig pengeboran gas alam yang aktif di Amerika Serikat (AS) menurun, sementara rig minyak menunjukkan sedikit peningkatan. Data ini memberikan sinyal beragam mengenai aktivitas hulu di sektor energi AS.
Menurut laporan mingguan dari perusahaan jasa perminyakan Baker Hughes pada hari Jumat, jumlah rig yang mengebor gas alam turun 2 unit menjadi 130 rig pada pekan yang berakhir 4 September. Sebaliknya, jumlah rig minyak justru bertambah 2 unit menjadi 449.
Rincian Aktivitas Pengeboran
Data Baker Hughes, yang merupakan indikator awal untuk produksi di masa depan, menunjukkan gambaran yang terperinci mengenai aktivitas di lapangan.
- Rig Gas Alam: Turun 2 unit menjadi 130.
- Rig Minyak: Naik 2 unit menjadi 449.
- Rig Horizontal: Tidak berubah di angka 535. Rig jenis ini merupakan metode utama untuk mengekstraksi minyak dan gas dari formasi batuan serpih (*shale*).
Pergerakan yang berlawanan antara rig minyak dan gas ini dapat mengindikasikan perbedaan strategi dan ekspektasi harga di antara para produsen untuk masing-masing komoditas.
AdPerubahan Berdasarkan Wilayah
Perubahan jumlah rig juga bervariasi di berbagai cekungan produksi utama dan negara bagian.
Di tingkat cekungan, Permian dan Niobrara masing-masing menambah 1 rig. Sementara itu, cekungan Haynesville, yang kaya akan gas, mengalami penurunan 1 rig. Cekungan utama lainnya seperti Eagle Ford, Williston, dan Utica tidak menunjukkan perubahan.
Berdasarkan negara bagian, Texas menambah 1 rig, sementara Pennsylvania kehilangan 1 rig. Aktivitas di Teluk Meksiko (Gulf of Mexico) juga tercatat menurun sebanyak 1 rig.