Story

Harga Gas Alam AS Naik, Terimbas Lonjakan Minyak Mentah dan Ketegangan Geopolitik

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Aug 18, 20261 min read
Harga Gas Alam AS Naik, Terimbas Lonjakan Minyak Mentah dan Ketegangan Geopolitik

Summary

Kontrak berjangka gas alam AS pulih dari level terendah, didorong oleh kenaikan harga minyak mentah di atas $91 per barel akibat meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Namun, rekor produksi membatasi potensi kenaikan lebih lanjut.

Text size
Background

Harga kontrak berjangka (futures) gas alam Amerika Serikat menguat pada hari Selasa, pulih dari level terendah yang dicapai pada sesi sebelumnya. Kenaikan ini terutama didorong oleh lonjakan harga minyak mentah di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik.

Rincian Pergerakan Harga

Menurut data dari New York Mercantile Exchange (NYMEX), kontrak berjangka gas alam untuk pengiriman September ditutup naik 8,6 sen, atau 3,2%, menjadi $2,78 per juta British thermal units (mmBtu). Pada hari Senin, kontrak tersebut sempat jatuh ke level terendah sejak 7 Agustus.

Meski terjadi kenaikan, potensi penguatan lebih lanjut terbatas. Faktor-faktor yang menahan laju harga termasuk tingkat produksi gas alam yang mencapai rekor dan ekspektasi pasar akan berkurangnya permintaan di masa mendatang.

Pengaruh Kenaikan Minyak dan Geopolitik

Kenaikan harga gas alam sejalan dengan pasar minyak mentah, di mana harga minyak mentah Brent melonjak di atas $91 per barel. Pemicu utama kenaikan minyak adalah menurunnya kemungkinan tercapainya kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang melibatkan Iran.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan energi global meningkat setelah Amerika Serikat menolak perpanjangan perjanjian gencatan senjata dan Iran mengisyaratkan akan mengambil pendekatan yang lebih ofensif. Menurut laporan media pemerintah yang mengutip negosiator utama Iran, Mohammad Baqer Qalibaf, Selat Hormuz akan tetap ditutup sampai AS memenuhi persyaratan perjanjian interim yang ditandatangani pada bulan Juni.

Konteks Pasar

Bagi para investor, pergerakan ini menyoroti bagaimana risiko geopolitik di pasar minyak dapat berdampak langsung pada komoditas energi lainnya, termasuk gas alam. Kenaikan harga minyak sering kali memberikan sentimen positif bagi seluruh sektor energi.

Namun, pelaku pasar tetap waspada terhadap fundamental spesifik gas alam. Tingginya tingkat produksi di AS menjadi faktor penekan yang signifikan, menciptakan dinamika tarik-menarik antara sentimen geopolitik eksternal dan kondisi penawaran-permintaan domestik.

Back to latest news

LATEST