Story

Imbal Hasil Treasury AS Melonjak Pasca Sinyal Hawkish The Fed, Pasar Global Bergejolak

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 1, 20262 min read
Imbal Hasil Treasury AS Melonjak Pasca Sinyal Hawkish The Fed, Pasar Global Bergejolak

Summary

Pasar obligasi global memulai bulan September dengan tekanan jual yang kuat setelah pidato hawkish dari pejabat The Fed, mendorong imbal hasil Treasury AS tenor 10 tahun ke level tertinggi sejak Januari 2025.

Text size
Background

Pasar keuangan global memasuki bulan September di tengah gejolak pasar obligasi pemerintah, yang dipicu oleh sinyal kebijakan moneter yang lebih ketat dari bank sentral Amerika Serikat. Imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun melonjak ke level tertinggi sejak pelantikan Presiden Donald Trump pada Januari tahun lalu, menyusul pidato bernada *hawkish* dari pejabat Federal Reserve.

Pemicu Kenaikan Imbal Hasil

Tekanan jual di pasar obligasi dimulai setelah pidato Kepala The Fed Kevin Warsh di simposium Jackson Hole pada hari Jumat. Menurut laporan Reuters, Warsh menegaskan bahwa bank sentral masih memiliki "pekerjaan yang harus dilakukan" jika inflasi tidak kembali ke target dan menyatakan bahwa kebijakan The Fed saat ini belum cukup membatasi perekonomian secara signifikan.

Komentar ini secara langsung meningkatkan ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga lanjutan. Pasar berjangka (futures) kini memperhitungkan peluang sebesar dua pertiga untuk kenaikan suku bunga pada pertemuan The Fed bulan ini. Sentimen ini diperkuat oleh kenaikan harga minyak mentah dunia akibat eskalasi konflik di Iran, yang menambah tekanan inflasi.

Dampak di Pasar Global

Kenaikan imbal hasil Treasury AS tenor 10-tahun menjadi perhatian utama karena menjadi acuan bagi berbagai suku bunga pinjaman, termasuk hipotek serta kredit bisnis dan konsumen. Namun, gejolak ini tidak terbatas di AS.

Sample IUX Markets – In-articleAd
  • Jepang: Imbal hasil obligasi pemerintah Jepang tenor 10-tahun mencapai 3% untuk pertama kalinya sejak 1996. Penguatan dolar AS pasca pidato Warsh memberikan tekanan berat pada yen, sehingga meningkatkan seruan agar Bank of Japan (BOJ) menaikkan suku bunga.
  • Eropa: Pasar obligasi Eropa juga gelisah, dengan ekspektasi kenaikan suku bunga dari European Central Bank (ECB) bulan ini, ditambah dengan ketidakpastian seputar musim anggaran dan kalender pemilu di kawasan tersebut.

Sentimen di Pasar Saham

Di pasar ekuitas, sentimen cenderung negatif. Bursa saham di Asia bergerak variatif, dengan indeks Hang Seng Hong Kong ditutup turun 1%, tertekan oleh anjloknya saham Shein setelah debutnya di pasar.

Investor kini menantikan sejumlah data ekonomi penting AS pekan ini, termasuk data lowongan pekerjaan JOLTS dan PMI manufaktur ISM. Selain itu, laporan pendapatan dari perusahaan teknologi seperti Dell, Palo Alto Networks, dan raksasa chip Broadcom juga akan menjadi fokus pasar.

Back to latest news

LATEST