Story

Bursa Saham Inggris Ditutup Melemah Tipis, Sektor Ritel dan Kesehatan Jadi Pemberat

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 8, 20261 min read
Bursa Saham Inggris Ditutup Melemah Tipis, Sektor Ritel dan Kesehatan Jadi Pemberat
Text size
Background

Pasar saham Inggris ditutup sedikit lebih rendah pada akhir perdagangan Selasa, dengan indeks acuan tergelincir tipis di tengah kinerja sektoral yang beragam. Pelemahan di sektor Peralatan & Layanan Kesehatan serta Pengecer Umum menjadi penekan utama, mengimbangi kenaikan kuat di sektor pertambangan.

Kinerja Indeks dan Sektor

Menurut data dari Investing.com, indeks Investing.com United Kingdom 100 ditutup turun 0,06%. Data dari London Stock Exchange menunjukkan bahwa saham yang melemah lebih banyak daripada yang menguat, dengan perbandingan 871 berbanding 816, sementara 557 saham lainnya berakhir tidak berubah.

Tekanan jual terbesar datang dari beberapa sektor utama. Sektor Peralatan & Layanan Kesehatan, Pengecer Umum, dan Telekomunikasi Jaringan Tetap tercatat sebagai kelompok dengan kinerja terlemah yang menyeret indeks ke zona merah.

Saham Penggerak Pasar

Meskipun indeks utama melemah, beberapa saham berbasis komoditas menunjukkan kinerja yang solid. Saham-saham dengan kenaikan tertinggi pada sesi ini antara lain:

  • Antofagasta PLC (LON:ANTO), yang melonjak 4,70%.
  • Glencore PLC (LON:GLEN), yang menguat 4,18% dan berhasil mencapai level tertinggi sepanjang masa.
  • Weir Group PLC (LON:WEIR), yang naik 3,82%.
Sample IUX Markets – In-articleAd

Di sisi lain, saham-saham yang menjadi pemberat utama indeks adalah:

  • Smith & Nephew PLC (LON:SN), anjlok 3,57% dan menyentuh level terendah dalam 52 minggu.
  • B&M European Value Retail PLC (LON:BMEB), turun 3,16%.
  • JD Sports Fashion PLC (LON:JD), melemah 2,55%.

Pergerakan Komoditas dan Valuta Asing

Di pasar komoditas, pergerakan harga bervariasi. Emas Berjangka untuk pengiriman Desember turun 0,93%. Sebaliknya, harga minyak mentah menunjukkan penguatan, dengan minyak mentah WTI untuk pengiriman Oktober naik 0,73% menjadi $92,15 per barel, dan minyak Brent naik 0,30%.

Di pasar valuta asing, pasangan mata uang utama yang melibatkan Poundsterling Inggris relatif stabil. Pasangan GBP/USD dan EUR/GBP tercatat hampir tidak berubah. Sementara itu, Indeks Dolar AS Berjangka menunjukkan pelemahan sebesar 0,29%.

Back to latest news

LATEST