Story
Saham Twist Bioscience Melonjak Didorong Kemitraan AI dengan Eli Lilly

Summary
Saham Twist Bioscience menguat tajam setelah perusahaan mengumumkan bergabung dengan platform penemuan obat berbasis AI milik Eli Lilly, TuneLab. Kemitraan ini memperkuat posisi Twist dalam aplikasi ilmu hayati yang didorong oleh AI dan disambut positif oleh investor.
Saham Twist Bioscience (NASDAQ: TWST) melonjak 3,7% dalam perdagangan sore setelah perusahaan mengumumkan kemitraan strategis dengan Eli Lilly. Twist akan bergabung dengan Lilly TuneLab, sebuah platform kolaboratif untuk penemuan obat berbasis kecerdasan buatan (AI) dan *machine learning*, sebagai penyedia data pilihan.
Detail Kemitraan
Berdasarkan perjanjian tersebut, Twist Bioscience akan menghasilkan data antibodi *wet lab* berkapasitas tinggi menggunakan protokol yang ditentukan oleh TuneLab. Data ini akan dimasukkan langsung ke dalam AbLab, model prediksi pengembangan antibodi milik Lilly.
Tujuan utamanya adalah untuk memungkinkan lebih dari 75 perusahaan yang berpartisipasi dalam ekosistem TuneLab dapat mempercepat proses seleksi molekul kandidat obat. CEO Twist, Emily Leproust, menekankan bahwa kualitas data berkapasitas tinggi yang dihasilkan perusahaannya sangat penting untuk melatih model AI secara andal.
Dampak Terhadap Pasar dan Investor
Kabar ini disambut baik oleh investor, mendorong saham Twist hingga sempat menyentuh level tertinggi harian di $148,50. Kemitraan dengan raksasa farmasi seperti Eli Lilly memberikan kredibilitas yang signifikan terhadap teknologi dan strategi Twist. Platform TuneLab sendiri didukung oleh data riset milik Lilly yang bernilai lebih dari $1 miliar.
AdPenguatan saham ini juga didukung oleh sentimen pasar yang konstruktif, di mana indeks NASDAQ naik 0,7% dan S&P 500 menguat 0,3%. Iklim *risk-on* ini secara umum memberikan keuntungan bagi saham-saham di sektor pertumbuhan dan bioteknologi.
Konteks Strategis
Kemitraan ini memperkuat pergeseran strategis Twist ke arah aplikasi ilmu hayati yang digerakkan oleh AI. Tema ini telah menjadi pendorong utama di balik pemulihan luar biasa harga saham perusahaan dari level terendah 52 minggu di $23,30 ke level saat ini di $143,15.
Langkah ini sejalan dengan momentum positif yang telah dibangun perusahaan, termasuk rekor pendapatan pada Kuartal III Tahun Fiskal 2026 dan kenaikan proyeksi setahun penuh. Partisipasi perusahaan lain seperti Schrödinger dalam TuneLab juga menggarisbawahi tren industri yang lebih luas menuju pengembangan farmasi yang dipercepat oleh AI, yang mengangkat sentimen di seluruh sektor biologi sintetis.