Story
Kebijakan Energi Bersih Trump Sebabkan Proyek Senilai $83 Miliar Tertunda atau Batal

Kebijakan pemerintahan Trump yang mengurangi dukungan federal untuk energi bersih telah menyebabkan pembatalan atau penundaan investasi senilai hampir $83 miliar di ratusan proyek. Temuan ini berasal dari sebuah laporan yang dirilis pada hari Selasa oleh BlueGreen Alliance, sebuah koalisi yang terdiri dari serikat pekerja dan organisasi lingkungan.
Dampak Investasi dan Lapangan Kerja
Analisis dari BlueGreen Alliance menemukan bahwa 223 proyek manufaktur dan energi bersih telah terhenti atau dibatalkan selama masa kepresidenan kedua Donald Trump. Proyek-proyek ini secara total mewakili:
- $82,9 miliar dalam bentuk investasi.
- 111.765 potensi lapangan kerja.
Laporan tersebut mengaitkan kerugian ini dengan paket pajak dan belanja yang menjadi ciri khas Trump, yang mencabut atau membatasi insentif era Biden. Selain itu, tindakan pemerintah lainnya yang bertujuan mengurangi dukungan federal untuk energi terbarukan dan kendaraan listrik juga menjadi faktor penyebab.
Ad"Angka-angka yang dihasilkan dengan jelas menggambarkan hilangnya investasi dan penciptaan lapangan kerja yang mengejutkan akibat kebijakan pemerintahan dan Kongres saat ini," kata Roxanne Johnson, wakil presiden riset BlueGreen Alliance, dalam sebuah pernyataan.
Risiko di Masa Depan dan Konteks Kebijakan
Laporan tersebut juga memperingatkan adanya risiko yang lebih besar di masa depan. Diperkirakan 3.034 proyek manufaktur, energi, dan industri menghadapi persyaratan kelayakan kredit pajak yang lebih ketat di bawah Undang-Undang "One Big Beautiful Bill" dari Trump. Hal ini menempatkan investasi senilai $695,2 miliar dan hampir 1,2 juta proyeksi lapangan kerja dalam risiko.
Sikap kebijakan ini sejalan dengan pernyataan Trump yang menyebut sumber energi terbarukan seperti angin dan matahari tidak dapat diandalkan dan disubsidi secara tidak adil. Laporan tersebut juga menyoroti bahwa pemotongan dana federal dan pencabutan peraturan yang dimulai pada tahun 2025 telah melemahkan perlindungan bagi pekerja di sektor energi dan industri, termasuk penundaan aturan paparan silika yang bertujuan melindungi penambang batu bara.