Story

Trump Klaim AS Miliki Kontrol Penuh atas Selat Hormuz

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Aug 12, 20261 min read
Trump Klaim AS Miliki Kontrol Penuh atas Selat Hormuz

Summary

Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat memiliki kontrol penuh atas Selat Hormuz, jalur perairan strategis untuk perdagangan minyak global, melalui platform media sosialnya.

Text size
Background

Presiden AS Donald Trump pada hari Rabu menyatakan bahwa Amerika Serikat memegang kendali penuh atas Selat Hormuz. Pernyataan tegas ini berpotensi meningkatkan ketegangan geopolitik di salah satu jalur pelayaran minyak terpenting di dunia.

Detail Pernyataan

Melalui platform media sosialnya, Truth Social, Trump menegaskan dominasi militer AS di kawasan tersebut. Ia menyebut upaya angkatan laut AS sebagai sebuah "blokade" yang efektif.

"AS memiliki kontrol total atas Selat Hormuz... Blokade Angkatan Laut kami disebut, oleh semua orang, 'DINDING BAJA,' dan tidak ada yang bisa dilakukan Iran tentang itu," tulisnya, sebagaimana dilaporkan oleh Reuters.

Implikasi bagi Pasar Energi

Sample IUX Markets – In-articleAd

Selat Hormuz merupakan titik maritim strategis (chokepoint) di mana sebagian besar volume minyak mentah dunia melintas setiap harinya. Stabilitas di jalur perairan ini sangat krusial untuk kelancaran pasokan energi global dan stabilitas harga.

Pernyataan yang mengisyaratkan potensi konfrontasi atau pengetatan kontrol militer di selat tersebut secara historis dapat memicu volatilitas tajam pada harga minyak mentah. Pelaku pasar energi umumnya bereaksi terhadap peningkatan risiko geopolitik di Timur Tengah karena kekhawatiran akan potensi gangguan pasokan.

Investor dan analis pasar akan memantau dengan cermat setiap perkembangan lebih lanjut. Eskalasi retorika atau tindakan militer di wilayah tersebut dapat menjadi faktor risiko signifikan bagi rantai pasokan dan harga komoditas energi global.

Back to latest news

LATEST