Story

Trump Terapkan Pasal 232, Mendorong Negosiasi Perdagangan Impor Dirgantara

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 9, 20261 min read
Trump Terapkan Pasal 232, Mendorong Negosiasi Perdagangan Impor Dirgantara
Text size
Background

Presiden Donald J. Trump menandatangani proklamasi Pasal 232 pada hari Kamis, menggunakan wewenang keamanan nasional untuk memulai negosiasi perdagangan terkait impor pesawat komersial, mesin jet, dan komponen kedirgantaraan. Langkah ini tidak mengenakan tarif secara langsung, tetapi membuka periode negosiasi intensif dengan mitra dagang internasional.

Latar Belakang Investigasi

Langkah eksekutif ini didasarkan pada temuan investigasi Departemen Perdagangan AS. Menurut laporan tersebut, kapasitas manufaktur domestik di sektor dirgantara telah mengalami penurunan jangka panjang, diiringi kenaikan biaya produksi dan kerentanan rantai pasok yang disebabkan oleh persaingan asing.

Pemerintahan AS menyatakan bahwa tindakan ini bertujuan untuk melindungi rantai pasok dirgantara domestik dan mendukung infrastruktur pertahanan Amerika. Kerangka peraturan ini dirancang untuk mengatasi masalah-masalah yang diidentifikasi oleh Departemen Perdagangan.

Mekanisme Negosiasi dan Potensi Tarif

Sample IUX Markets – In-articleAd

Berdasarkan proklamasi tersebut, Departemen Perdagangan dan Perwakilan Dagang AS (U.S. Trade Representative) diinstruksikan untuk bersama-sama menegosiasikan perjanjian dengan mitra dagang internasional dalam jangka waktu 180 hari.

Meski tidak ada tarif yang diberlakukan saat ini, teks proklamasi secara eksplisit menyebutkan bahwa pemerintah dapat mengambil tindakan alternatif, termasuk bea masuk, jika kesepakatan yang memuaskan tidak tercapai dalam periode enam bulan tersebut. Hasil negosiasi internasional mendatang akan menentukan apakah mitra dagang secara sukarela menyesuaikan tingkat impor mereka atau AS akan memberlakukan pembatasan impor langsung.

Reaksi Pasar Awal

Pasar menunjukkan reaksi yang minim terhadap pengumuman ini. Menurut data Investing.com, iShares U.S. Aerospace & Defense ETF (ITA) hanya naik kurang dari 0,1% dalam perdagangan pasca-penutupan setelah berita tersebut dirilis. Hal ini mengindikasikan bahwa investor kemungkinan mengambil sikap menunggu dan melihat hasil dari negosiasi yang akan datang.

Back to latest news

LATEST