Story

Peluang Merger Tesla-SpaceX Kini Mencapai 90%, Menurut Analis Deepwater

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 23, 20262 min read
Peluang Merger Tesla-SpaceX Kini Mencapai 90%, Menurut Analis Deepwater
Text size
Background

Peluang terjadinya merger antara produsen kendaraan listrik Tesla dan perusahaan roket SpaceX kini dinilai semakin besar, menurut Gene Munster dari Deepwater Management. Analis tersebut menaikkan estimasi probabilitas penggabungan kedua perusahaan yang dipimpin Elon Musk tersebut menjadi 90% setelah Musk membahas topik ini dalam rapat laporan pendapatan kuartal kedua Tesla.

Komentar Musk Memicu Spekulasi

Dalam sebuah unggahan di platform media sosial X, Gene Munster menyatakan bahwa sebelum rapat pendapatan, ia memperkirakan ada peluang 80% kedua perusahaan akan bergabung dalam beberapa tahun ke depan. "Saya menaikkannya menjadi 90%," tulis Munster, seraya menambahkan bahwa ia terkejut pertanyaan mengenai merger tersebut "bahkan ditanggapi" dalam rapat.

Komentar Munster merujuk pada pernyataan Elon Musk yang mengakui adanya tumpang tindih yang semakin besar antara kedua entitas. "...seperti yang bisa Anda lihat dari banyaknya kolaborasi di berbagai bidang dengan SpaceX, ada semakin banyak tumpang tindih, terutama dengan Terafab," kata Musk. Namun, ia menegaskan, "Jelas, kami tidak bisa membicarakan penggabungan perusahaan dan hal semacam itu dalam rapat pendapatan. Hal itu harus dilakukan dengan proses yang sesuai."

Konteks Merger dan Sinergi Perusahaan

Spekulasi mengenai merger telah beredar selama beberapa bulan, terutama setelah debut pasar publik SpaceX yang kuat pada bulan Juni. Kedua perusahaan telah memiliki hubungan komersial yang erat, di antaranya:

Sample IUX Markets – In-articleAd
  • SpaceX menggunakan sistem penyimpanan baterai Tesla untuk pusat data kecerdasan buatan (AI).
  • Tesla telah mengintegrasikan asisten AI Grok, yang dikembangkan oleh perusahaan Musk lainnya, ke dalam kendaraannya.
  • Terafab, sebuah usaha pembuatan chip yang didukung oleh kedua perusahaan, menjadi contoh kolaborasi yang paling jelas.

Elon Musk memiliki rekam jejak dalam menggabungkan perusahaannya. Pada tahun 2016, Tesla mengakuisisi Solar City, dan baru-baru ini, ia menggabungkan xAI ke dalam SpaceX menjelang IPO perusahaan roket tersebut. Merger Tesla-Solar City sebelumnya sempat menghadapi gugatan pemegang saham yang signifikan, meskipun pada akhirnya pengadilan memenangkan Musk pada tahun 2022.

Implikasi Pasar

Kabar ini muncul di tengah kondisi pasar yang menantang bagi kedua perusahaan. Saham Tesla turun hampir 4% dalam perdagangan pasca-jam kerja setelah laba kuartal kedua perusahaan meleset dari perkiraan dan arus kas bebasnya berubah menjadi negatif.

Sementara itu, SpaceX, yang sempat mencapai valuasi puncak $2,6 triliun setelah IPO pada bulan Juni, telah kehilangan valuasi pasar hingga $1 triliun. Penurunan ini terjadi di tengah pertanyaan mengenai potensi valuasi yang terlalu tinggi dan penjualan saham oleh pihak internal yang akan datang.

Back to latest news

LATEST