Story

Indeks TA 35 Israel Melemah 0,85% Terseret Sektor Teknologi dan Asuransi

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 15, 20261 min read
Indeks TA 35 Israel Melemah 0,85% Terseret Sektor Teknologi dan Asuransi
Text size
Background

Indeks saham acuan Israel, TA 35, mengakhiri sesi perdagangan hari Selasa dengan pelemahan sebesar 0,85%. Penurunan ini terutama didorong oleh kerugian yang terjadi pada saham-saham di sektor Teknologi, Asuransi, dan Komunikasi.

Rangkuman Pasar Selasa

Sentimen pasar secara keseluruhan cenderung negatif, yang tercermin dari data Bursa Efek Tel Aviv. Sebanyak 332 saham mengalami penurunan, sementara hanya 143 saham yang berhasil menguat dan 85 saham lainnya ditutup stagnan.

Tekanan jual pada sektor-sektor kunci tersebut menjadi pemicu utama koreksi indeks pada hari ini, mengindikasikan kehati-hatian investor di tengah dinamika pasar saat ini.

Saham Penggerak Pasar

Di tengah pelemahan indeks, beberapa saham berhasil mencatatkan kinerja positif. Namun, saham-saham dengan kapitalisasi besar di sektor energi dan keuangan mengalami tekanan jual yang signifikan.

Sample IUX Markets – In-articleAd
  • Saham dengan Kinerja Terbaik:
  • Palo Alto Networks Inc (TASE:CYBR), naik 1,70%.
  • Teva Pharmaceutical Industries Ltd (TASE:TEVA), menguat 1,47% dan mencapai level tertinggi dalam lima tahun terakhir.
  • Clal Insurance Enterprises Holdings Ltd (TASE:CLIS), terapresiasi 1,18%.
  • Saham dengan Pelemahan Terdalam:
  • Enlight Renewable Energy Ltd (TASE:ENLT), anjlok 5,51%.
  • Kenon Holdings Ltd (TASE:KEN), terkoreksi 3,86%.
  • Tel Aviv Stock Exchange (TASE:TASE), yang sahamnya sendiri turun 3,79%.

Konteks Komoditas dan Valas

Di pasar komoditas, harga minyak mentah menunjukkan penguatan. Kontrak minyak mentah untuk pengiriman Oktober naik 3,00% menjadi $104,43 per barel, sementara minyak Brent untuk pengiriman November naik 2,50% ke level $108,32 per barel.

Sebaliknya, emas berjangka untuk kontrak Desember mengalami sedikit penurunan sebesar 0,77% dan diperdagangkan di $4.318,25 per troy ounce. Di pasar valuta asing, pasangan mata uang USD/ILS dan EUR/ILS relatif stabil, sementara Indeks Dolar AS Berjangka tercatat naik tipis 0,20%.

Back to latest news

LATEST