Story
Indeks Taiwan Ditutup Menguat 2,00%, Didorong Sektor Energi dan Kimia

Summary
Indeks saham acuan Taiwan, Taiwan Weighted, menguat signifikan pada penutupan perdagangan Kamis, terangkat oleh kinerja positif di sektor minyak & gas, plastik, dan kimia.
Indeks saham Taiwan Weighted (TWII) ditutup menguat tajam sebesar 2,00% pada akhir perdagangan hari Kamis. Kenaikan ini terutama didorong oleh performa solid dari saham-saham di sektor Minyak, Gas & Listrik, Plastik, dan Kimia.
Rincian Kinerja Pasar
Kenaikan indeks secara luas ditopang oleh beberapa emiten yang mencatatkan keuntungan signifikan. Di sisi lain, sejumlah saham mengalami tekanan jual yang kuat.
- Saham dengan Kinerja Terbaik:
- Cosmo Electronics Corp (TW:2466): Naik 10,00% atau 10,50 poin ke level 115,50.
- Zenitron Corp (TW:3028): Naik 10,00% atau 7,00 poin menjadi 77,00.
- Mospec Semiconductor Corp (TW:2434): Naik 9,99% atau 7,50 poin ke level 82,60.
- Saham dengan Kinerja Terburuk:
- Yeong Guan Energy Technology Group Co Ltd (TW:1589): Turun 9,92% atau 0,61 poin menjadi 5,54.
- Excel Cell Electronic Co Ltd (TW:2483): Turun 7,44% atau 4,10 poin ke level 51,00.
- Bionime Corp (TW:4737): Turun 6,27% atau 3,90 poin menjadi 58,30.
Sorotan Saham Individual
Beberapa pergerakan saham individu patut menjadi perhatian investor. Saham Cosmo Electronics Corp dan Mospec Semiconductor Corp berhasil mencapai level tertinggi dalam lima tahun terakhir setelah kenaikan tajam pada sesi ini.
AdSebaliknya, saham Yeong Guan Energy Technology Group Co Ltd anjlok ke level terendah sepanjang masa. Pergerakan ekstrem ini menyoroti divergensi kinerja yang signifikan di dalam pasar.
Konteks Pasar Global
Di pasar komoditas, harga minyak mentah untuk pengiriman Agustus tercatat turun 0,30% menjadi $79,36 per barel, sementara minyak Brent untuk pengiriman September melemah 0,53% ke $84,50 per barel. Kontrak berjangka emas untuk bulan Agustus juga turun 0,38% ke level $4.036,60 per troy ounce.
Di pasar valuta asing, pasangan mata uang USD/TWD naik 0,12% ke 32,19. Sementara itu, Indeks Dolar AS Berjangka, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, naik tipis 0,05% menjadi 100,33.