Story
Stellantis Jual Unit Car-Sharing Free2move, Fokus pada Bisnis Inti Otomotif

Summary
Raksasa otomotif Stellantis sepakat menjual unit bisnis berbagi mobil (car-sharing) Free2move kepada perusahaan investasi Jerman, Mutares. Langkah ini merupakan bagian dari strategi untuk mempertajam fokus pada kegiatan produksi kendaraan inti.
Stellantis telah menyetujui penjualan unit bisnis *car-sharing* miliknya, Free2move, kepada perusahaan investasi asal Jerman, Mutares. Divestasi ini menggarisbawahi upaya CEO Antonio Filosa untuk mempertajam fokus grup pada bisnis inti produksi kendaraan.
Detail Transaksi
Menurut pengumuman yang dirilis pada hari Selasa, kesepakatan tersebut diharapkan akan selesai pada akhir tahun ini. Namun, syarat-syarat keuangan dari akuisisi ini tidak diungkapkan kepada publik.
Free2move saat ini mengoperasikan layanan berbagi mobil *free-floating* jangka pendek dan panjang di 14 kota di seluruh Eropa dan Amerika Serikat. Bisnis ini awalnya didirikan oleh PSA, produsen Peugeot, pada tahun 2016.
Strategi Fokus pada Bisnis Inti
AdPenjualan ini sejalan dengan rencana bisnis jangka panjang Stellantis yang diumumkan pada bulan Mei, yang menjanjikan alokasi modal yang lebih disiplin dan fokus yang lebih kuat pada aktivitas otomotif inti. Langkah ini menandai pergeseran dari strategi ekspansi ke layanan mobilitas yang sebelumnya digagas oleh mantan CEO Carlos Tavares sebelum merger yang membentuk Stellantis pada 2021.
"Dengan mempertajam fokus kami pada aktivitas otomotif inti, kami memperkuat kapasitas kami untuk memberikan kinerja jangka panjang," kata Virgilio Cerutti, kepala pengembangan bisnis dan kemitraan Stellantis, dalam sebuah pernyataan.
Rencana Pembeli
Bagi Mutares, akuisisi ini akan membangun platform baru di sektor mobilitas. Perusahaan yang berbasis di Munich tersebut menyatakan niatnya untuk terus mengembangkan bisnis Free2move, termasuk mendukung transisinya ke armada kendaraan listrik baterai (BEV).