Story
Saham Spero Therapeutics Turun Pasca Kesepakatan US$105 Juta dengan KKR

Summary
Saham Spero Therapeutics anjlok meskipun perusahaan biofarmasi tersebut mengamankan perjanjian pembiayaan royalti senilai US$105 juta dengan afiliasi KKR untuk mendanai pengembangan obat imunologi.
Saham Spero Therapeutics Inc. (SPRO) anjlok sekitar 12% dalam perdagangan pra-pasar hari Selasa setelah perusahaan mengumumkan perjanjian lisensi senilai US$105 juta dengan afiliasi Healthcare Royalty (HCRx), sebuah bisnis dari KKR. Kesepakatan ini memberikan modal segar bagi perusahaan, namun investor bereaksi negatif terhadap pembagian pendapatan masa depan.
Detail Perjanjian Pembiayaan
Berdasarkan ketentuan kesepakatan, HCRx akan memberikan Spero dana sebesar US$105 juta di muka. Sebagai imbalannya, HCRx akan menerima sebagian dari pembayaran tonggak sejarah (milestone) dan royalti di masa depan yang diterima Spero dari GSK terkait penjualan obat Utebzi, yang juga dikenal sebagai tebipenem pivoxil.
HCRx akan menerima pembayaran pokok dan bunga secara triwulanan dari dana yang diterima Spero dari GSK hingga saldo pinjaman lunas. Setelah pinjaman dilunasi, Spero akan kembali mempertahankan 35% dari pembayaran GSK berikutnya yang terkait dengan penjualan Utebzi.
Strategi dan Alokasi Dana
Spero berencana menggunakan dana yang baru diperoleh ini terutama untuk mendukung pengembangan kandidat obat imunologi utamanya, SP001, yang saat ini berada dalam Fase 2. Langkah ini sejalan dengan pergeseran strategis perusahaan untuk lebih fokus pada bidang imunologi.
Ad"Transaksi ini semakin memperkuat neraca kami dan menyediakan modal non-dilutif saat kami memulai strategi yang berfokus pada imunologi," kata Esther Rajavelu, Presiden dan Chief Executive Officer Spero Therapeutics. Pembiayaan ini ditutup bersamaan dengan perjanjian lisensi eksklusif dengan Innovent Biologics untuk aset SP001.
Konteks Pasar dan Proyeksi Keuangan
Reaksi pasar yang negatif kemungkinan mencerminkan kekhawatiran investor tentang pendapatan masa depan dari Utebzi yang harus dibagi dengan HCRx. Perjanjian ini terjadi hanya sebulan setelah Utebzi menerima persetujuan di AS untuk pengobatan infeksi saluran kemih yang rumit, sebuah tonggak penting bagi perusahaan.
Spero telah memberikan lisensi eksklusif kepada GSK untuk mengembangkan dan menjual Utebzi di semua wilayah kecuali beberapa area di Asia, di mana haknya dipegang oleh Meiji. Meskipun sahamnya turun, Spero mengumumkan bahwa setelah transaksi ini, mereka memperpanjang proyeksi landasan kas (cash runway) hingga paruh kedua tahun 2029, yang mengindikasikan posisi keuangan yang lebih stabil dalam jangka panjang.