Story

Kapitalisasi Pasar SpaceX Hilang Lebih dari $1 Triliun Sejak Puncak Tertingginya

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 17, 20261 min read
Kapitalisasi Pasar SpaceX Hilang Lebih dari $1 Triliun Sejak Puncak Tertingginya

Summary

Saham SpaceX anjlok di bawah harga IPO setelah kapitalisasi pasarnya merosot lebih dari $1 triliun dari rekor puncaknya. Penurunan terbaru dipicu oleh pembatalan peluncuran roket Starship.

Text size
Background

Saham SpaceX melanjutkan penurunannya pada hari Jumat, membuat perusahaan eksplorasi luar angkasa dan kecerdasan buatan (AI) tersebut kehilangan nilai pasar lebih dari $1 triliun dari puncaknya. Saham perusahaan milik Elon Musk ini kini diperdagangkan di bawah harga penawaran umum perdana (IPO).

Rincian Penurunan Saham

Berdasarkan laporan Investing.com, saham SpaceX sempat anjlok hingga 6,9% ke level $122,12 pada perdagangan pagi di bursa AS, sebelum memangkas sebagian kerugian. Penurunan ini membawa kapitalisasi pasar perusahaan menjadi $1,61 triliun.

Angka tersebut menunjukkan penurunan tajam dari nilai puncak perusahaan sebesar $2,64 triliun yang tercatat pada penutupan 16 Juni, sesi perdagangan ketiganya. Sejak IPO terbesar dalam sejarah tersebut, saham SpaceX terus menurun dan kini berada di bawah harga IPO-nya sebesar $135 per saham.

Pemicu dan Konteks Pasar

Sample IUX Markets – In-articleAd

Penurunan pada hari Jumat menyusul keputusan perusahaan untuk membatalkan peluncuran roket Starship karena masalah mesin. SpaceX menyatakan akan mencoba kembali peluncuran tersebut dalam beberapa hari ke depan.

Koreksi harga saham ini berdampak pada sentimen pasar terhadap IPO terkait AI yang marak belakangan ini. AI menjadi bagian sentral dari presentasi IPO SpaceX, dengan rencana membangun pusat data berbasis ruang angkasa untuk menangkap pangsa pasar yang diperkirakan bernilai $26,5 triliun.

Prospek Analis

Terlepas dari penurunan baru-baru ini, SpaceX telah bergabung dengan Indeks Nasdaq-100 pada awal bulan ini dan menerima beberapa peringkat positif dari analis. Menurut data, analis Wall Street telah menetapkan target harga rata-rata 12 bulan sebesar $235,34 untuk saham tersebut, yang mengindikasikan potensi kenaikan signifikan dari level saat ini.

Back to latest news

LATEST