Story

Rand Afrika Selatan Stabil Menjelang Rilis Risalah Rapat The Fed

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 11, 20261 min read
Rand Afrika Selatan Stabil Menjelang Rilis Risalah Rapat The Fed

Summary

Nilai tukar rand Afrika Selatan bergerak datar terhadap dolar AS karena para pelaku pasar menantikan risalah rapat Federal Reserve untuk mendapatkan petunjuk arah kebijakan suku bunga.

Text size
Background

Nilai tukar rand Afrika Selatan menunjukkan pergerakan yang minim terhadap dolar AS pada hari Senin, dengan para pedagang menantikan rilis risalah rapat Federal Reserve (The Fed) minggu ini untuk mencari petunjuk mengenai arah suku bunga. Rand diperdagangkan di level 16,2450 terhadap dolar pada pukul 14:11 GMT, hampir tidak berubah dari penutupan sebelumnya.

Fokus pada Arah Kebijakan The Fed

Pelaku pasar menahan diri menjelang publikasi risalah The Fed, yang diharapkan dapat memberikan kejelasan lebih lanjut mengenai sikap bank sentral AS terhadap inflasi dan kebijakan moneter ke depan. Menurut Investing.com, Ketua The Fed Kevin Warsh sebelumnya memberikan sinyal yang terbatas, menyatakan bahwa mereka yang mengharapkan The Fed melonggarkan sikapnya terhadap inflasi bisa jadi akan "kecewa", meskipun ia juga mencatat bahwa inflasi telah mendingin baru-baru ini.

Sikap investor yang berhati-hati ini terjadi di tengah penguatan dolar AS. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, diperdagangkan 0,2% lebih tinggi, yang secara umum memberikan tekanan pada mata uang negara berkembang.

Minimnya Katalis Domestik

Sample IUX Markets – In-articleAd

Dengan minimnya rilis data ekonomi domestik yang signifikan, pergerakan rand Afrika Selatan cenderung mengikuti faktor-faktor global. Seperti mata uang negara berkembang lainnya yang sensitif terhadap risiko, rand sangat dipengaruhi oleh data ekonomi dan perkembangan kebijakan di Amerika Serikat.

Kalender ekonomi Afrika Selatan untuk minggu ini terbilang sepi, sehingga memberikan sedikit dorongan dari dalam negeri. Data yang dinantikan antara lain:

  • Data cadangan devisa bulan Juni, dijadwalkan rilis pada hari Selasa.
  • Angka output manufaktur bulan Mei, yang akan dirilis pada hari Kamis.
Back to latest news

LATEST