Story

Harga Emas Topang Rand Afrika Selatan di Tengah Data Manufaktur yang Lemah

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 9, 20261 min read
Harga Emas Topang Rand Afrika Selatan di Tengah Data Manufaktur yang Lemah
Text size
Background

Rand Afrika Selatan menguat terhadap dolar AS pada hari Kamis, didukung oleh kenaikan harga emas yang signifikan, meskipun data baru menunjukkan kontraksi yang lebih dalam dari perkiraan pada output manufaktur negara tersebut.

Kenaikan Harga Komoditas dan Pelemahan Dolar

Pada pukul 15.24 GMT, rand diperdagangkan pada level 16,32 terhadap dolar, sekitar 0,6% lebih kuat dari penutupan sebelumnya. Penguatan ini terutama didorong oleh harga emas, yang merupakan komoditas ekspor utama Afrika Selatan, yang melonjak lebih dari 1%.

Kenaikan harga komoditas memberikan penopang penting bagi mata uang negara-negara produsen. Selain itu, rand juga mendapat keuntungan dari sedikit pelemahan dolar AS, di mana indeks dolar tercatat turun 0,1% terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya.

Data Manufaktur Tunjukkan Perlambatan Ekonomi

Kinerja positif rand terjadi di tengah rilis data ekonomi domestik yang suram. Menurut data dari badan statistik nasional, output manufaktur Afrika Selatan anjlok 4,3% secara tahunan (YoY) pada bulan Mei.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Penurunan ini lebih tajam dibandingkan dengan kontraksi 2,9% YoY yang tercatat pada bulan April, mengindikasikan adanya tekanan berkelanjutan pada sektor industri negara tersebut. Bagi investor, data ini menggarisbawahi tantangan ekonomi domestik yang dihadapi Afrika Selatan, yang kontras dengan dukungan eksternal dari harga komoditas.

Dampak pada Pasar Saham

Sentimen positif dari kenaikan harga komoditas juga tercermin di pasar ekuitas. Di Bursa Efek Johannesburg, indeks Top-40 ditutup naik 1,1%.

Kenaikan ini sebagian besar ditopang oleh saham-saham di sektor pertambangan, yang diuntungkan secara langsung dari lonjakan harga emas. Hal ini menunjukkan bagaimana kinerja pasar Afrika Selatan sering kali sangat terkait dengan pergerakan harga komoditas global.

Back to latest news

LATEST