Story
Indeks Tadawul Arab Saudi Melemah Tipis 0,03% di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Summary
Pasar saham Arab Saudi ditutup sedikit lebih rendah pada hari Minggu, dengan pelemahan di sektor ritel dan pertanian menekan kinerja indeks utama Tadawul All Share meskipun harga minyak mentah global melonjak.
Indeks acuan saham Arab Saudi, Tadawul All Share (TASI), ditutup dengan pelemahan tipis sebesar 0,03% pada akhir perdagangan hari Minggu. Pelemahan ini terjadi meskipun ada kenaikan signifikan pada harga minyak mentah global, yang biasanya menjadi sentimen positif bagi pasar saham negara produsen minyak.
Kinerja Indeks dan Sektor
Menurut data perdagangan yang dirilis Investing.com, tekanan jual pada TASI terutama didorong oleh kinerja negatif di sektor Ritel, Media & Penerbitan, serta Pertanian & Makanan. Sentimen pasar secara keseluruhan cenderung negatif, yang tercermin dari jumlah saham yang melemah sebanyak 226 emiten, melampaui saham yang menguat sebanyak 91 emiten. Sementara itu, 21 emiten lainnya tidak menunjukkan perubahan harga.
Saham Penggerak Pasar
Beberapa saham individu menunjukkan pergerakan yang signifikan dan menjadi penggerak utama pasar pada sesi perdagangan kali ini.
Saham Paling Aktif Menguat (Top Gainers)
- Knowledge Economic City (4310): melonjak 9,99% ke level 13,21, sekaligus mencapai level tertinggi dalam 52 minggu terakhir.
- Saudi Enaya Cooperative Insurance (8311): menguat 6,90% menjadi 9,30.
- Al Masane Al Kobra Mining Company CJSC (1322): terapresiasi 4,93% ke posisi 71,35.
AdSaham Paling Aktif Melemah (Top Losers)
- Rasan Information Technology (8313): turun 3,60% menjadi 134,00.
- Saudi Manpower Solutions Co (1834): terkoreksi 3,41% ke level 6,23.
- Thimar Development Holding Co (4160): melemah 3,28% ke 34,20.
Konteks Pasar Komoditas dan Valas
Pelemahan tipis di pasar saham terjadi di tengah lonjakan harga komoditas energi. Harga minyak mentah untuk pengiriman September tercatat naik 4,48% menjadi $81,78 per barel. Serupa, minyak Brent untuk pengiriman September juga melonjak 4,59% ke level $88,10 per barel.
Di pasar komoditas lainnya, kontrak emas berjangka untuk bulan Agustus menguat 0,67% menjadi $4.018,80 per troy ounce. Sementara itu, di pasar valuta asing, nilai tukar USD/SAR terpantau stabil di level 3,76.