Story
Bursa Saham Arab Saudi Melemah, Indeks Tadawul Terkoreksi 0,40%

Indeks saham acuan Arab Saudi, Tadawul All Share, ditutup di zona merah pada akhir perdagangan hari Senin, mencatatkan penurunan sebesar 0,40%. Pelemahan ini terutama didorong oleh kinerja negatif dari sektor Transportasi, Pertanian & Makanan, serta Media & Penerbitan.
Rangkuman Kinerja Pasar
Sentimen negatif mendominasi lantai bursa, di mana data dari Bursa Efek Arab Saudi menunjukkan jumlah saham yang melemah sebanyak 223, melampaui jumlah saham yang berhasil menguat sebanyak 108, sementara 23 saham lainnya tidak berubah. Kondisi ini mengindikasikan tekanan jual yang lebih luas di pasar.
Beberapa saham mencatatkan penurunan paling signifikan dalam sesi ini, di antaranya:
- Saudi Ground Services Co (TADAWUL:4031), yang anjlok 6,95% ke level 24,62, sekaligus menjadi level terendah dalam tiga tahun terakhir.
- Knowledge Economic City (TADAWUL:4310), yang merosot 4,60% menjadi 19,50.
- Yanbu National Petrochemical Co (TADAWUL:2290), yang turun 4,07% ke posisi 32,50.
AdDi sisi lain, beberapa saham berhasil melawan tren pelemahan. Saham dengan kinerja terbaik termasuk Banan Real Estate Company SJSC (TADAWUL:4324) yang melonjak 8,00%, diikuti oleh Al Etihad Cooperative Insurance Co SJSC (TADAWUL:8170) yang naik 5,21%.
Konteks Komoditas dan Valuta Asing
Pelemahan bursa saham Arab Saudi terjadi meskipun harga minyak mentah global, yang menjadi penopang utama ekonomi negara tersebut, menunjukkan penguatan. Harga minyak mentah WTI untuk pengiriman Oktober tercatat naik 1,02% menjadi $92,41 per barel.
Sementara itu, harga minyak mentah Brent untuk kontrak November juga menguat sebesar 1,18% ke level $97,42 per barel. Di pasar valuta asing, pasangan mata uang USD/SAR terpantau stabil di level 3,76, sejalan dengan kebijakan patokan mata uang yang dianut kerajaan.