Story
Zelenskiy: Raytheon Berminat Produksi Bersama Rudal Patriot di Ukraina

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy pada hari Kamis mengumumkan bahwa perusahaan dirgantara dan pertahanan AS, Raytheon, telah menyatakan minatnya untuk memproduksi bersama rudal pencegat Patriot di Ukraina. Perkembangan ini merupakan langkah signifikan bagi Kyiv dalam upayanya memperkuat kemampuan pertahanan udara secara mandiri.
Detail Kemitraan
Dalam sebuah unggahan di platform media sosial X, Zelenskiy menyatakan rasa terima kasihnya atas kesiapan Raytheon untuk meningkatkan kemitraan ke level yang lebih tinggi. "Ukraina akan memproduksi bersama, dengan Raytheon, beberapa aset pertahanan udara paling vital – pencegat Patriot," tulisnya setelah bertemu dengan delegasi perusahaan yang dipimpin oleh Wakil Presiden Joseph DeAntona.
Menurut Zelenskiy, diskusi tersebut juga mencakup "bidang kemitraan lain terkait peralatan militer non-ofensif." Langkah ini sejalan dengan upaya jangka panjang Ukraina untuk mengamankan lisensi dan membangun basis industri pertahanan dalam negeri untuk mengurangi ketergantungan pada pasokan dari negara-negara Barat.
Latar Belakang dan Dukungan AS
Kabar ini menyusul pernyataan dari Presiden AS Donald Trump selama KTT NATO di Turki awal bulan ini. Trump saat itu mengatakan bahwa Washington akan memberikan lisensi kepada Ukraina untuk memproduksi rudal pencegat Patriot.
AdUkraina telah lama melobi mitra-mitra Baratnya untuk membantu membangun pasokan rudal pencegat guna menghadapi serangan rudal balistik Rusia yang semakin masif. Pada hari Rabu, Zelenskiy juga telah bertemu dengan duta besar AS untuk NATO, Matthew Whitaker, di Kyiv, di mana ia menekankan keinginannya untuk "aksi yang lebih cepat dan dukungan yang lebih besar" dari para mitra.
Implikasi bagi Investor
Berita mengenai potensi produksi bersama ini memberikan sentimen positif bagi Raytheon, yang merupakan anak perusahaan dari RTX. Saham RTX merespons kabar tersebut dengan kenaikan signifikan sebesar 7,16% dalam perdagangan.
Bagi investor, kesepakatan semacam ini menandakan potensi aliran pendapatan jangka panjang yang stabil bagi kontraktor pertahanan. Hal ini juga menggarisbawahi permintaan global yang berkelanjutan untuk sistem pertahanan udara canggih, yang dapat meningkatkan kepercayaan investor di sektor dirgantara dan pertahanan secara keseluruhan.