Story
Rolls-Royce Raih Kontrak Mesin Pesawat CMV-22 dari Angkatan Laut AS Senilai $36,5 Juta

Rolls-Royce Corp. telah mendapatkan kontrak dengan harga tetap (*firm-fixed-price*) senilai $36,5 juta dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat untuk produksi dan pengiriman mesin pesawat Angkatan Laut. Pengumuman ini menegaskan posisi perusahaan sebagai pemasok kunci dalam rantai pasok pertahanan AS.
Rincian Kontrak
Berdasarkan pengumuman departemen tersebut, kontrak ini mencakup produksi dan pengiriman 10 unit mesin produksi 1107C Lot 28. Mesin-mesin ini secara spesifik ditujukan untuk pesawat CMV-22, varian dari tiltrotor Osprey yang digunakan oleh Angkatan Laut AS.
Pengerjaan proyek ini akan dilaksanakan di fasilitas Rolls-Royce di Indianapolis, Indiana. Proyek ini dijadwalkan akan selesai pada bulan Mei 2028.
Aspek Pendanaan dan Pengadaan
Seluruh nilai kontrak sebesar $36,5 juta akan dialokasikan pada saat penganugerahan menggunakan dana pengadaan pesawat Angkatan Laut untuk tahun fiskal 2024. Hal ini menunjukkan bahwa anggaran untuk proyek ini telah sepenuhnya diamankan.
AdOtoritas kontrak untuk pengadaan ini adalah Naval Air Systems Command yang berlokasi di Patuxent River, Maryland. Perlu dicatat bahwa kontrak ini diberikan secara non-kompetitif, yang sering kali mengindikasikan bahwa pemasok adalah satu-satunya sumber yang memenuhi syarat untuk produk atau layanan tersebut.
Implikasi bagi Investor
Bagi Rolls-Royce, kontrak pertahanan seperti ini memberikan visibilitas pendapatan jangka panjang yang stabil dan dapat diandalkan. Sifat kontrak dengan harga tetap berarti pendapatan telah ditentukan, namun perusahaan juga menanggung risiko jika terjadi pembengkakan biaya produksi.
Kemenangan kontrak ini memperkuat hubungan strategis Rolls-Royce dengan militer AS dan memastikan kelangsungan lini produksi mesin 1107C, yang merupakan komponen vital bagi operasional armada CMV-22 Angkatan Laut.