Story
Saham Robinhood Menguat Didukung Optimisme Analis Jelang Rilis Kinerja

Saham Robinhood Markets (HOOD) menguat 1,5% dalam perdagangan pra-pembukaan menjadi $101,44, merespons serangkaian pandangan positif dari analis yang dirilis dalam beberapa hari terakhir. Momentum ini muncul saat investor menantikan laporan keuangan kuartal kedua perusahaan.
Kenaikan Target Harga dari Wall Street
Optimisme pasar sebagian besar didorong oleh aksi para analis. Goldman Sachs menjadi yang paling signifikan, di mana analis James Yaro menaikkan target harga saham HOOD menjadi $137 dari sebelumnya $121, dengan mempertahankan peringkat "Beli". Langkah ini, menurut Goldman Sachs, didasarkan pada keyakinan terhadap lintasan pertumbuhan perusahaan menjelang rilis kinerjanya.
Langkah Goldman Sachs diikuti oleh Barclays dan Morgan Stanley yang juga menaikkan target harga mereka baru-baru ini. Data dari FactSet menunjukkan bahwa konsensus analis mempertahankan peringkat rata-rata "Overweight" dengan target harga rata-rata sekitar $120,83. Keyakinan ini berakar pada ekspansi produk Robinhood, yang mencakup:
- Platform blockchain Robinhood Chain
- Aset dunia nyata yang ditokenisasi (tokenized real-world assets)
- Alat trading berbasis kecerdasan buatan (AI)
- Bisnis pasar prediksi yang berkembang pesat
Sentimen Pasar dan Antisipasi Kinerja
AdKenaikan saham Robinhood juga didukung oleh kondisi pasar yang lebih luas. Indeks NASDAQ tercatat naik 0,7%, S&P 500 menguat 0,3%, dan Dow Jones bertambah 0,2%. Latar belakang pasar yang konstruktif ini memberikan keuntungan bagi saham-saham fintech yang berorientasi pada pertumbuhan seperti Robinhood.
Fokus investor kini tertuju pada laporan pendapatan kuartal kedua (Q2) 2026 yang dijadwalkan pada 29 Juli. Analis memperkirakan perusahaan akan membukukan laba per saham (EPS) sebesar $0,40 dengan pendapatan sekitar $1,23 miliar. Jika laporan tersebut memenuhi atau melampaui ekspektasi, saham ini memiliki ruang untuk pemulihan lebih lanjut, mengingat harganya masih diperdagangkan sekitar 34% di bawah level tertinggi 52 minggu di $153,86.
Konteks Tambahan
Di sisi internal, CFO Shiv Verma dilaporkan menjual sekitar 3.982 lembar saham pada 15 Juli, yang mengurangi kepemilikan saham langsungnya sekitar 7%. Namun, menurut Investing.com, transaksi ini tidak memberikan dampak material terhadap sentimen investor secara keseluruhan. Kombinasi antusiasme analis yang berkelanjutan, antisipasi kinerja, dan sentimen pasar yang positif telah menjaga minat beli terhadap saham HOOD.