Story

Philippine Airlines Finalisasi Pesanan 15 Jet Boeing 787-10

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 20, 20261 min read
Philippine Airlines Finalisasi Pesanan 15 Jet Boeing 787-10

Summary

Maskapai penerbangan nasional Filipina telah mengonfirmasi pesanan pasti untuk 15 pesawat jet berbadan lebar Boeing 787-10, dengan opsi pembelian lima unit tambahan. Kesepakatan ini menggarisbawahi upaya modernisasi armada maskapai untuk rute jarak jauh.

Text size
Background

Philippine Airlines pada hari Senin mengonfirmasi pesanan pasti untuk 15 pesawat Boeing 787-10, dengan hak pembelian untuk lima jet berbadan lebar tambahan. Pengumuman yang dibuat di Farnborough, Inggris ini menandai langkah signifikan dalam strategi modernisasi armada maskapai untuk memperkuat operasinya di rute internasional.

Detail Kesepakatan

Kesepakatan ini mencakup 15 pesanan pasti (firm order) dan opsi untuk membeli lima pesawat lagi. Menurut perusahaan penasihat penerbangan IBA Group, jika seluruh 20 pesawat akhirnya dibeli, nilai kesepakatan tersebut diperkirakan mencapai sekitar US$3,4 miliar, berdasarkan estimasi harga setelah diskon.

Pengiriman armada baru ini dijadwalkan akan dimulai pada tahun 2031. Sebuah sumber yang mengetahui pesanan tersebut menyatakan bahwa pesawat-pesawat ini akan ditenagai oleh mesin GEnx-1 dari GE Aerospace, pilihan populer untuk keluarga Boeing 787 Dreamliner karena efisiensinya.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Implikasi Strategis dan Pasar

Pembelian pesawat 787-10, varian terbesar dari Dreamliner, mengindikasikan fokus Philippine Airlines untuk meningkatkan kapasitas dan efisiensi pada rute-rute jarak jauhnya. Pesawat modern ini akan memungkinkan maskapai untuk menawarkan layanan yang lebih kompetitif ke Amerika Utara dan Eropa, sekaligus mengurangi biaya operasional dan jejak karbon berkat teknologi yang lebih hemat bahan bakar.

Bagi Boeing, pesanan ini merupakan kemenangan penting yang memperkuat posisi program 787 di pasar Asia Tenggara yang sangat kompetitif. Hal ini menunjukkan permintaan yang berkelanjutan untuk pesawat berbadan lebar generasi baru di tengah pemulihan industri penerbangan global pasca-pandemi.

Back to latest news

LATEST