Story
Orlen Amankan 16 Kargo Minyak Tambahan di Tengah Gangguan Pasokan Arab Saudi

Summary
Perusahaan minyak Polandia, Orlen, membeli 16 kargo minyak mentah tambahan untuk kilangnya setelah serangan terhadap infrastruktur minyak Arab Saudi mengganggu pemasok utamanya, Saudi Aramco.
Perusahaan minyak Polandia, Orlen, mengumumkan pada hari Rabu bahwa pihaknya telah membeli 16 kargo minyak tambahan untuk mengamankan pasokan bagi kilang-kilangnya di Polandia, Lituania, dan Republik Ceko. Langkah ini diambil menyusul gangguan pasokan dari Arab Saudi yang diperkirakan akan berlangsung hingga November.
Respons Cepat Terhadap Gangguan
Pembelian ini dilakukan setelah industri minyak Arab Saudi menghadapi serangan yang melumpuhkan Pipa Timur-Barat pada 10 September. Untuk menutupi kekurangan pasokan, Orlen mencari sumber alternatif dan berhasil mengontrak pengiriman tambahan dari berbagai negara.
Sumber-sumber pasokan baru tersebut antara lain:
- Norwegia
- Inggris Raya
- Aljazair
- Kazakhstan
- Azerbaijan
- Amerika
AdMenurut dua pedagang minyak fisik, Orlen juga mengeluarkan dua tender tambahan pada hari Rabu untuk membeli minyak mentah. Tender tersebut secara spesifik mencari minyak mentah dari Laut Utara (North Sea) serta dari Brasil atau Guyana untuk memenuhi permintaan pada bulan September dan Oktober.
Konteks dan Strategi Diversifikasi
Gangguan ini menjadi krusial bagi Orlen, mengingat Saudi Aramco milik negara Arab Saudi telah menjadi pemasok minyak terbesarnya sejak 2022, menyumbang sekitar 40% dari total volume. Pihak Arab Saudi belum mengumumkan kapan Pipa Timur-Barat akan kembali beroperasi.
Langkah proaktif Orlen sejalan dengan strategi jangka panjangnya untuk mendiversifikasi sumber pasokan dan mengurangi ketergantungan pada satu pemasok dominan. Selama dekade terakhir, perusahaan telah secara signifikan mengurangi ketergantungannya pada minyak Rusia. Bulan lalu, Orlen menandatangani perjanjian dengan Equinor dari Norwegia untuk pasokan minyak mentah Sverdrup, yang akan mencakup 25% dari kebutuhannya. Orlen menyatakan bahwa pihaknya terus memantau situasi pasar bahan baku dan mempertahankan portofolio pemasok yang terdiversifikasi.