Story

Harga Minyak Bersiap Tembus $100 untuk Pertama Kali dalam Hampir 4 Bulan

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 11, 20262 min read
Harga Minyak Bersiap Tembus $100 untuk Pertama Kali dalam Hampir 4 Bulan

Summary

Harga minyak mentah Brent dan WTI siap untuk menutup pekan di atas $100 per barel untuk pertama kalinya sejak pertengahan Mei, dipicu oleh meningkatnya kekhawatiran gangguan pasokan akibat eskalasi konflik di Timur Tengah.

Text size
Background

Harga minyak melonjak pada hari Jumat, dengan kedua tolok ukur utama berada di jalur untuk mengakhiri pekan di atas $100 per barel untuk pertama kalinya dalam hampir empat bulan. Kenaikan ini didorong oleh kekhawatiran pasar akan gangguan pasokan yang berkepanjangan akibat meningkatnya serangan di rute pelayaran utama Timur Tengah.

Kinerja Pasar

Berdasarkan data yang dilaporkan oleh Reuters pada Jumat (0045 GMT), harga minyak mentah berjangka Brent naik $1,05, atau 1%, menjadi $108,68 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS menguat 95 sen, juga 1%, ke level $103,45 per barel.

Kedua acuan harga minyak ini telah naik lebih dari 6% pada hari Kamis. Secara mingguan, Brent dan WTI diperdagangkan hampir 13% lebih tinggi, menandai kenaikan mingguan paling tajam sejak pekan yang berakhir pada 17 Juli.

Pemicu Geopolitik

Sentimen pasar dipengaruhi oleh serangkaian peristiwa yang meningkatkan ketegangan di Timur Tengah. Para analis menyoroti beberapa perkembangan kunci:

Sample IUX Markets – In-articleAd
  • Perebutan Pelabuhan Mocha: Kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran dilaporkan merebut kendali pelabuhan Mocha di Yaman pada hari Kamis, yang menimbulkan ancaman lebih lanjut bagi lalu lintas pelayaran di Laut Merah.
  • Serangan di Selat Hormuz: Lalu lintas kapal tanker di Teluk tetap dibatasi karena serangan terhadap kapal tanker di wilayah tersebut semakin intensif dalam beberapa hari terakhir.
  • Eskalasi Konflik: Serangan dari Yaman terhadap fasilitas energi Arab Saudi menandai eskalasi konflik di luar Iran dan Selat Hormuz, meningkatkan ketakutan akan gangguan pasokan yang lebih luas di kawasan tersebut.

Prospek dan Dampak Pasar

Eskalasi ini berdampak langsung pada harga energi lainnya, dengan harga rata-rata nasional diesel di AS melampaui $6 per galon untuk pertama kalinya, menurut data dari GasBuddy. Analis IG, Tony Sycamore, menyatakan bahwa dengan peristiwa yang terus berkembang, "menjadi semakin mungkin bahwa minyak mentah WTI akan menguji kembali level tertinggi $119,48 dari awal Maret."

Di sisi lain, OPEC dalam laporan bulanannya menurunkan proyeksi pertumbuhan permintaan minyak dunia untuk tahun 2026 menjadi 380.000 barel per hari (bph), menandai revisi ke bawah untuk kelima kalinya secara berturut-turut. Sebuah survei Reuters juga menemukan bahwa produksi minyak OPEC turun sebesar 640.000 bph pada bulan Agustus. Keberlanjutan reli harga ini akan sangat bergantung pada Tiongkok, importir minyak mentah terbesar di dunia, yang pembeliannya dapat memperkuat dampak dari setiap gangguan pasokan.

Back to latest news

LATEST