Story
Konflik AS-Iran Picu Kekhawatiran Pasokan, Harga Minyak Melonjak Lebih dari 11% Sepekan

Summary
Harga minyak mentah melonjak lebih dari 11% dalam sepekan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran, yang memicu kekhawatiran pasar akan potensi gangguan pasokan dari Timur Tengah.
Harga minyak mentah bersiap mencatat kenaikan mingguan yang tajam, melonjak lebih dari 11% seiring eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan dari Timur Tengah. Premi risiko geopolitik yang signifikan kini kembali diperhitungkan dalam harga energi global.
Eskalasi Memicu Premi Risiko
Pemicu utama kenaikan harga adalah serangan militer AS terhadap Iran yang dilaporkan berlangsung selama enam malam berturut-turut. Tindakan ini secara signifikan meningkatkan ketegangan di Selat Hormuz, jalur pelayaran vital yang dilalui sekitar seperlima dari total pasokan minyak dan bahan bakar global.
Teheran telah berulang kali mengancam akan mengganggu pelayaran di selat tersebut. Menurut laporan, aktivitas kapal di area itu telah melambat tajam menyusul pemberlakuan kembali blokade laut oleh AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran, yang memperkuat kekhawatiran akan disrupsi pasokan yang nyata.
Data Stok AS dan Sentimen Pasar
Di sisi fundamental, data dari Amerika Serikat menunjukkan pasar yang semakin ketat, yang turut menopang harga. Energy Information Administration (EIA) melaporkan bahwa stok minyak mentah komersial AS turun lebih besar dari perkiraan.
Ad- Stok minyak mentah AS: Turun 1,7 juta barel pada pekan yang berakhir 10 Juli.
- Stok bensin: Turun 1,5 juta barel.
Meski terjadi lonjakan 10% pada awal pekan, pasar sejauh ini menahan diri dari reli eksplosif lanjutan. Para pedagang kini menimbang kemungkinan gangguan pasokan yang berkepanjangan terhadap prospek produsen lain yang dapat menutupi sebagian dari kekurangan tersebut, serta memantau upaya diplomatik yang sedang berlangsung.
Posisi Harga Terkini
Pada perdagangan sesi Asia hari Jumat, harga menunjukkan kenaikan moderat. Berdasarkan pantauan pukul 20:36 ET (00:36 GMT), harga acuan minyak global adalah sebagai berikut:
- Minyak mentah Brent (kontrak September): Naik 0,8% menjadi $84,88 per barel.
- West Texas Intermediate (WTI): Naik 0,9% menjadi $79,62 per barel.