Story

Harga Minyak Melemah di Tengah Laporan Pasokan Venezuela dan Negosiasi Selat Hormuz

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Aug 28, 20261 min read
Harga Minyak Melemah di Tengah Laporan Pasokan Venezuela dan Negosiasi Selat Hormuz

Summary

Harga minyak mentah turun tipis karena pasar mempertimbangkan potensi peningkatan pasokan dari Venezuela dan sinyal yang beragam mengenai pembukaan kembali Selat Hormuz.

Text size
Background

Harga minyak turun tipis pada hari Jumat karena pasar mencerna laporan bahwa Amerika Serikat hampir mendapatkan akses ke cadangan minyak Venezuela, di tengah fokus pada negosiasi AS-Iran mengenai Selat Hormuz yang krusial.

Potensi Pasokan Baru dari Venezuela

Menurut laporan Reuters, pemerintahan Donald Trump hampir mencapai kesepakatan untuk mendapatkan akses jangka panjang ke sebagian cadangan minyak mentah Venezuela yang melimpah. Kesepakatan ini dilaporkan akan memungkinkan pemerintah AS mengamankan sejumlah ladang minyak Venezuela untuk dikembangkan oleh perusahaan-perusahaan Amerika.

Prospek peningkatan pasokan dari Venezuela telah menekan harga, meskipun para analis memperingatkan bahwa peningkatan produksi secara signifikan akan memakan waktu karena memerlukan investasi besar pada infrastruktur minyak negara tersebut. Selain itu, sebuah laporan terpisah menyebutkan bahwa Venezuela sedang mempertimbangkan untuk keluar dari Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC), sebuah langkah yang dapat lebih melonggarkan kendali pasokan global.

Sinyal Campuran dari Selat Hormuz

Sample IUX Markets – In-articleAd

Harga minyak menuju kerugian mingguan yang signifikan, sebagian besar tertekan oleh laporan awal bahwa Iran dan Oman telah setuju untuk mengizinkan sebagian lalu lintas melalui Selat Hormuz. Jalur air ini sebelumnya menyumbang sekitar seperlima dari pasokan minyak dunia, dan prospek pembukaannya kembali menjadi faktor penekan bagi harga.

Akan tetapi, pelemahan harga tertahan setelah Wall Street Journal melaporkan bahwa Presiden Trump tidak tertarik untuk kembali ke kesepakatan damai dengan Iran yang dibuat pada bulan Juni. Sinyal yang bertentangan ini menjaga ketegangan geopolitik tetap tinggi, yang secara historis memberikan dukungan terhadap harga minyak dan mengimbangi kekhawatiran akan kelebihan pasokan.

Kinerja Harga Minyak

Hingga pukul 20:41 ET (00:41 GMT), kontrak berjangka minyak mentah Brent turun 0,3% menjadi $89,45 per barel, sementara kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 0,2% menjadi $83,39 per barel. Kedua kontrak acuan tersebut berada di jalur untuk mencatat kerugian mingguan antara 4% hingga 5,5%.

Back to latest news

LATEST