Story

Harga Minyak Turun di Tengah Prospek Pasokan Venezuela dan Ketegangan Hormuz

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Aug 30, 20261 min read
Harga Minyak Turun di Tengah Prospek Pasokan Venezuela dan Ketegangan Hormuz

Summary

Harga minyak mentah melemah karena pasar mencerna laporan kesepakatan AS-Venezuela yang dapat meningkatkan pasokan, meski ketegangan di Selat Hormuz membatasi penurunan.

Text size
Background

Harga minyak mentah turun tipis pada perdagangan hari Jumat, dengan pasar menimbang prospek peningkatan pasokan dari Venezuela terhadap sinyal yang beragam mengenai situasi keamanan di Selat Hormuz. Meskipun terjadi pemulihan pada hari Kamis, kedua kontrak acuan minyak diperkirakan akan mencatat kerugian mingguan yang signifikan.

Prospek Pasokan dari Venezuela

Menurut laporan dari Reuters pada hari Kamis, pemerintahan Trump hampir menyelesaikan kesepakatan jangka panjang untuk mendapatkan akses ke sebagian cadangan minyak mentah Venezuela yang melimpah. Kesepakatan tersebut dilaporkan akan memungkinkan pemerintah AS untuk mengendalikan sejumlah ladang minyak Venezuela, yang akan dikembangkan oleh perusahaan-perusahaan Amerika.

Kabar ini menekan harga karena meningkatkan potensi penambahan pasokan signifikan ke pasar global. Namun, para analis memperingatkan bahwa peningkatan produksi yang sebenarnya akan memakan waktu cukup lama mengingat perlunya pengembangan infrastruktur besar-besaran di Venezuela. Selain itu, laporan terpisah menyebutkan bahwa Venezuela sedang mempertimbangkan untuk keluar dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) seiring dengan semakin eratnya hubungan dengan Washington.

Sinyal yang Bertentangan di Selat Hormuz

Sample IUX Markets – In-articleAd

Harga minyak berada di bawah tekanan sepanjang minggu ini setelah Iran dan Oman mencapai kesepakatan untuk mengizinkan sebagian kapal melewati Selat Hormuz. Prospek pembukaan kembali jalur air strategis, yang menyalurkan sekitar seperlima minyak dunia sebelum perang AS-Iran, membebani sentimen pasar.

Namun, harga minyak berhasil memangkas sebagian kerugian mingguannya pada hari Kamis. Hal ini menyusul laporan Wall Street Journal yang menyatakan bahwa Presiden Trump tidak tertarik untuk kembali ke kesepakatan damai bulan Juni dengan Iran. Iran sendiri telah berulang kali menyerukan agar AS mematuhi ketentuan perjanjian tersebut sebelum negosiasi lebih lanjut dapat dilakukan.

Pergerakan Harga

Hingga Jumat pagi waktu Asia, harga minyak mentah berjangka Brent turun 0,3% menjadi $89,45 per barel, sementara minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS turun 0,2% menjadi $83,39 per barel. Kedua kontrak tersebut berada di jalur untuk mencatat kerugian mingguan antara 4% hingga 5,5%.

Back to latest news

LATEST