Story

Margin Kilang Bensin Eropa Barat Laut Melonjak Mendekati Rekor 2022

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 4, 20262 min read
Margin Kilang Bensin Eropa Barat Laut Melonjak Mendekati Rekor 2022

Summary

Margin keuntungan penyulingan bensin di Eropa Barat Laut melonjak tajam pada hari Rabu, mendekati level tertinggi yang tercatat selama krisis energi 2022, didorong oleh pasokan yang ketat dan persediaan yang rendah.

Text size
Background

Margin keuntungan penyulingan bensin di Eropa Barat Laut melonjak tajam pada hari Rabu, didorong oleh pasokan yang terus mengetat dan tingkat persediaan yang rendah. Kenaikan ini membawa margin mendekati level rekor yang pernah dicapai selama puncak krisis energi pada tahun 2022.

Kenaikan Signifikan dan Aktivitas Pasar

Berdasarkan laporan, margin penyulingan bensin di kawasan tersebut naik $3,79 menjadi $59,41 per barel pada hari Rabu. Lonjakan ini mencerminkan kondisi pasar yang sangat ketat, di mana permintaan melebihi pasokan yang tersedia.

Aktivitas perdagangan yang signifikan juga terpantau di pasar. Sekitar 11.000 metrik ton bensin E5 berpindah tangan, dengan penjual termasuk Equinor, Exxon, dan MB Energy, sementara pembelinya adalah Vitol, Varo, Sahara, Gunvor, dan Trafigura. Selain itu, terjadi pula transaksi 6.000 ton bensin E10 yang melibatkan Shell dan Sahara sebagai penjual, serta Varo dan Exxon sebagai pembeli.

Data Inventaris dan Ekspor

Kondisi pasokan yang ketat juga tercermin dalam data inventaris global. Menurut Energy Information Administration (EIA) Amerika Serikat, stok bensin di negara tersebut turun 1,2 juta barel menjadi 205,7 juta barel pada pekan yang berakhir 28 Agustus. Angka ini lebih rendah dari prediksi analis yang memperkirakan penurunan sebesar 1,8 juta barel.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Sementara itu, data dari Kpler menunjukkan bahwa ekspor bensin dan komponen campurannya dari Uni Eropa (27 negara) dan Inggris rata-rata mencapai sekitar 1,08 juta barel per hari (bph) selama bulan Agustus. Angka ini menunjukkan peningkatan dari sekitar 1,02 juta bph pada bulan Juli, mengindikasikan permintaan ekspor yang kuat dari kawasan tersebut.

Prospek Jangka Pendek

Analis memperkirakan bahwa kondisi pasar yang ketat ini dapat berlanjut dalam waktu dekat. "Dalam jangka pendek, selisih harga EBOB kemungkinan masih memiliki ruang untuk kenaikan lebih lanjut," kata Nikolas Plonski, seorang analis di Sparta Commodities.

Plonski menambahkan bahwa aktivitas pembelian untuk tongkang bensin E5 diperkirakan akan kembali meningkat dalam dua minggu ke depan memasuki periode September, sementara kondisi persediaan diperkirakan akan tetap ketat. Hal ini berpotensi menjaga margin penyulingan tetap tinggi.

Back to latest news

LATEST