Story

Bursa Saham Jepang Anjlok, Nikkei 225 Terkoreksi 3,83% ke Level Terendah Satu Bulan

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 28, 20261 min read
Bursa Saham Jepang Anjlok, Nikkei 225 Terkoreksi 3,83% ke Level Terendah Satu Bulan

Summary

Indeks Nikkei 225 Jepang ditutup anjlok 3,83% pada perdagangan Selasa, mencapai level terendah dalam satu bulan terakhir. Pelemahan ini dipicu oleh aksi jual luas yang menekan sektor Kertas & Pulp, Transportasi, dan Komunikasi.

Text size
Background

Indeks acuan saham Jepang, Nikkei 225, mengalami tekanan jual signifikan pada penutupan perdagangan Selasa, anjlok 3,83% dan menyentuh level terendah baru dalam satu bulan. Pelemahan tajam ini didorong oleh kerugian yang melanda berbagai sektor, terutama Kertas & Pulp, Transportasi, dan Komunikasi.

Rincian Penurunan Pasar

Berdasarkan data dari Bursa Efek Tokyo, sentimen negatif mendominasi sesi perdagangan hari ini. Jumlah saham yang mengalami penurunan jauh melampaui yang menguat, dengan perbandingan 2.470 saham melemah berbanding 1.032 saham yang berhasil naik, sementara 256 saham lainnya tidak berubah.

Aksi jual yang meluas menunjukkan keengganan investor untuk mengambil risiko di tengah ketidakpastian pasar. Sektor-sektor defensif dan siklikal sama-sama berada di bawah tekanan, yang mengindikasikan pelemahan pasar secara umum.

Saham Penggerak Utama

Di tengah pelemahan pasar, beberapa saham berhasil mencatatkan kinerja positif. Namun, saham-saham berkapitalisasi besar di sektor teknologi dan semikonduktor justru menjadi pemberat utama indeks.

Sample IUX Markets – In-articleAd
  • Kinerja Terbaik (Top Gainers):
  • Shift Inc (TYO:3697): Naik 7,69%
  • Fujitsu Ltd. (TYO:6702): Naik 6,26%
  • Nitori Holdings Co Ltd (TYO:9843): Naik 4,15%
  • Kinerja Terburuk (Top Losers):
  • Kioxia Holdings Corp (TYO:285A): Anjlok 18,33%
  • SUMCO Corp. (TYO:3436): Turun 16,53%
  • Lasertec Corp (TYO:6920): Merosot 14,05%

Indikator Pasar Lainnya

Di pasar komoditas, harga minyak mentah mengalami penurunan. Minyak mentah WTI untuk pengiriman September turun sekitar 2,06% menjadi $80,91 per barel, sementara minyak Brent turun sekitar 2,17%. Sementara itu, kontrak berjangka Emas untuk bulan Agustus juga melemah 0,71%.

Dari sisi volatilitas, Indeks Volatilitas Nikkei, yang mengukur ekspektasi volatilitas di pasar opsi Nikkei 225, dilaporkan turun 1,43% ke level 32,41. Di pasar valuta asing, pasangan USD/JPY dan EUR/JPY menunjukkan sedikit perubahan, masing-masing turun tipis 0,02% dan 0,03%.

Back to latest news

LATEST